A-Z Penyakit Hewan Ternak

Taura Syndrome (TS)

Taura Syndrome (TS) adalah salah satu penyakit pada udang yang disebabkan oleh picorna-like RNA virus. Kematian udang akibat penyakit TS dapat mencapai 40 sampai > 90% tergantung tingkat infeksinya.

Virus ini dapat menyebar dari satu peternakan ke peternakan lain oleh burung camar dan serangga air. Transmisi vertikal (berasal dari induk) umumnya terjadi pada umur 30 hari yaitu 14-40 hari pasca tebar dengan kematian mencapai 95%. Transmisi horisontal (dari media air) biasanya terjadi diatas 60 hari paska tebar.

Gejala

Gejala klinis yang terlihat pada penyakit TS terbagi kedalam 3 fase yaitu fase akut, perakut dan kronis. Tanda-tanda klinis fase akut terjadi 7 jam stelah infeksi pada beberapa individu dan berlangsung sekitar 4-7 hari. Fase kronis pertama kali terlihat enam hari setelah infeksi dan bertahan selama setidaknya 12 bulan. Pada fase ini udang mampu hidup dan tumbuh relatif normal, namun udang tersebut merupakan pembawa(carrier) TSV yang dapat ditularkan ke udang lain yang sehat.

Gejala klinis secara umum yaitu udang lemah, menolak pakan yang diberikan, dan udang yang sekarat mendekat ke pematang. Warna tubuh merah pucat, dan warna merah pada ekorkipas lebih tegas. Pada infeksi berat, pernapasan yang tidak teratur pada insang yang terinfeksi. Pada infeksi berat (akut) sering mengakibatkan kematian massal, udang yang mengalami kematian didominasi oleh udang yang sedang/baru selesai ganti kulit (moulting), saluran pencemaan kosong dan warna tubuh kemerahan. Warna merah yang lebih tegas dapat dilihat pada ekor kipas (telson).

Udang yang selamat dari fase akut, umurnnya mampu hidup dan tumbuh normal dengan tanda bercak hitam (melanisasi) yang tidak beraturan di bawah lapisan kutikula.

Penanganan dan Pencegahan

Penanganan dan pencegahan yang dapat dilakukan dengan memperbaiki sistem manajemen dan menjaga lingkungan budiaya udang seperti sanitasi pada semua peralatan yang digunakan untuk mencegah transmisi horisontal. Pemberian imunostimulan pada pakan (vitamin C). Menjaga udang agar tidak strees, pemberian pakan yang tepat jumlah dan mutu terjamin. Desinfeksi suplai air dan pencucian dan/atau desinfeksi telur dan nauplius juga dapat mencegah transmisi vertikal.

 

----------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Buku Saku Penyakit Ikan.
http://www.academia.edu/35140331/BUKU_SAKU_PENYAKIT_IKAN

 

https://en.wikipedia.org/wiki/Taura_syndrome

 

OIE. [Manual of Diagnostic Tests for Aquatic Animals 2009]. Taura Syndrome.
http://www.oie.int/fileadmin/Home/eng/Internationa_Standard_Setting/docs/pdf/2.2.04_TAURA.pdf