A-Z Penyakit Hewan Ternak

Scabies (Gudigan, Budug)

Scabies disebut juga sebagai Gudigan, Budug, dan Mange. Scabies atau kudis adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei dan bersifat zoonosis. Tungau ini merupakan arthropoda yang masuk dalam kelas Arachnida, sub kelas Acarina, ordo astigmata, dan famili Sarcoptidae.

Spesies rentan terhadap tungau Sarcoptes sangat yaitu sapi, kerbau, kambing, domba, kuda, babi, anjing, kucing, kera, unta, serigala, beruang, hyena, musang, wombat, dan coyote.

Manusia, umumnya anak-anak, dapat tertular skabies yang berasal dari hewan. Penularan terjadi melalui kontak langsung antara hewan sehat dengan yang menderita scabies dan juga tertular melalui peralatan pakan dan peralatan lain yang telah tercemar parasit scabies. Penyakit meningkat terutama pada musim penghujan

Gejala

Gejala klinis yang ditimbulkan akibat infestasi S. scabiei pada hewan umumnya hampir sama yaitu gatal-gatal, hewan menjadi tidak tenang, menggosok-gosokkan tubuhnya ke dinding kandang dan akhirnya timbul peradangan kulit. Bentuk erytema dan papula akan terlihat jelas pada daerah kulit yang tidak ditumbuhi rambut. Apabila kondisi tersebut tidak diobati, maka akan terjadi penebalan dan pelipatan kulit disertai dengan timbulnya kerak.

Infeksi sekunder oleh bakteri Streptococcus, Staphylococcus dan jamur sering terjadi serta menimbulkan pyoderma apabila pengobatan tidak segera dilakukan. Predileksi scabies pada tiap-tiap hewan berbeda-beda; pada kerbau infeksi sering terjadi di punggung, paha, leher, muka, dan daun telinga.

Pada kelinci disekitar mata, hidung, jari kaki kemudian meluas ke seluruh tubuh. Pada kambing menyebabkan kerusakan pada kulit terutama di daerah muka dan telinga. Dalam keadaan yang parah seluruh bagian tubuh dapat terserang.

Penanganan dan Pencegahan

Penderita scabies dapat diobati secara langsung pada kulit (perendaman/dipping, disikat/brushing, penyemprotan/spraying), oral dan paranteral. Pengobatan sebaiknya diulang sampai 2-3 kali dengan interval 1-2 minggu, untuk memutuskan siklus hidup tungau.

Obat yang digunakan secara langsung pada kulit antara lain larutan coumaphos 0,1 %, benzena hexa chloride (1 % larutan yang berisi serbuk BHC dengan kadar 0,625 %), emulsi benzyl benzoate 25 %, kombinasi benzyl berzoate dan BHC, phosmet 20 %, odylen 20 % (dimenthyl-diphenylene disulphide), lindane 20 %, amitraz 0,1 %, malathion, dan phoxim. Bila terdapat keropeng maka dibersihkan terlebih dahulu baru kemudian diobati.

Obat yang bersifat sistemik dan cukup ampuh adalah ivermectin, diberikan secara subkutan dengan dosis 200 mg/kg bb. Secara oral, ivermectin tablet diberikan dengan dosis 100-200 mg/kg bb setiap hari selama 7 hari.

Hasil penelitian menyebutkan bahwa beberapa obat tradisional telah digunakan untuk pengobatan scabies pada kambing seperti campuran belerang dan minyak kelapa. Belerang dipercaya oleh masyarakat dapat mematikan tungau Sarcoptes scabiei karena kandungan sulfurnya, sedangkan minyak kelapa dipercaya sebagai bahan pencampur obat-obatan karena kegunaannya sebagai pelarut untuk melarutkan belerang disamping berperan dalam proses reabsorbsi obat ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit.

Pencegahan scabies dapat dilakukan dengan sanitasi kandang dan lingkungan, awasi secara cermat ternak yang masuk ke dalam peternakan, dan populasi ternak (densitas) agar disesuaikan dengan luas lahan/kandang yang tersedia, sehingga tidak terlalu padat.

 

----------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Pudjiatmoko, Syibli M, Nurtanto S, Lubis N, Syafrison, Yulianti S, Kartika D, Yohana CK, Setianingsih E, Efendi ND, Saudah E.2014. Manual Penyakit Unggas . Subdit Pengamatan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

 

Walton, S. F., Deborah, C. H., Currie, B. J. and Kemp, D. J. 2004. Scabies : New future for a Neglected disease. Adv. Parasitol 57 : 309 - 376.

 

Randu. 2002. Aplikasi Pengobatan Scabies Pada Ternak Kambing Di Desa Camplong kabupaten kupang.