A-Z Penyakit Hewan Ternak

Saprolegniasis

Penyakit Saprolegniasis disebabkan oleh Saprolegnia sp. dan Achlya sp. Jamur Saprolegnia sp. adalah jamur air tawar yang hidup di lingkungan air tawar dan memerlukan air untuk tumbuh dan bereproduksi. Jamur Saprolegnia sp. dapat juga ditemukan di air payau dan air asin. Saprolegnia sp. memiliki hifa yang panjang dan tidak bersepta, hidup pada ekosistem air tawar namun ada yang mampu hidup pada salinitas 3 promil.

Jamur ini tumbuh optimum pada suhu air 18-26o C. Reproduksi dilakukan secara aseksual, melalui hifa fertil untuk memproduksi spora infektif. Penyakit ini menginfeksi semua jenis ikan air tawar dan telurnya. Serangan bersifat kronis hingga akut, dan dapat mengakibatkan kematian hingga 100%.

Gejala

Gejala klinis penyakit Saprolegniasis yaitu terlihat adanya benang-benang halus menyerupai kapas yang menempel pada telur atau luka pada bagian eksternal tubuh ikan. Miselia (kumpulan hifa) akan Nampak berwarna putih atau putih kecoklatan.

Penanganan dan Pencegahan

Strategi efektif untuk kontrol dan pencegahan infeksi Saprolegnia adalah kombinasi pengelolaan dan teknik pembenihan yang bagus dengan pengobatan kimia. Khususnya selama periode 2–4 hari setelah pembenihan. Infeksi Saprolegnia sp. pada telur ikan dapat diminimalisasi dengan mengurangi bahan organik dalam air dan direndam dalam larutan antifungal. Beberapa larutan antifungal yang telah direkomedasikan adalah perendaman telur ikan dalam larutan malachite green dan atau larutan formalin.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah menaikkan dan mempertahankan suhu air ≥ 28o C dan/ataupenggantian air baru yang lebih sering. Pengobatan dapat dilakukan dengan cara perendaman dengan :

  • Kalium Permanganate (PK) pada dosis 1 gram/100liter air selama 90 menit.;
  • Formalin pada dosis 100-200 ppm selama 1-3 jam.;
  • Garam dapur pada konsentrasi 1-10 promil (tergantung spesies dan ukuran) selama 10-60 menit;
  • Methylene Blue pada dosis 3-5 ppm selama 24 jam.

 

---------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Buku Saku Penyakit Ikan.
http://www.academia.edu/35140331/buku_saku_penyakit_ikan

 

Wahyuningsih SA. 2006. Penggunaan Formalin Untuk Pengendalian Saprolegniasis pada Telur Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.). Berk. Penel. Hayati: 11 (167–171), 2006

 

Penggunaan formalin untuk pengendalian saprolegniasis pada telur ikan nila merah (Orechromio sp). https://www.researchgate.net/publication/267224875_Penggunaan_formalin_untuk_pengendalian_saprolegniasis_pada_telur_ikan_nila_merah_Orechromio_sp