A-Z Penyakit Hewan Ternak

Flu Babi

Flu babi adalah penyakit pernafasan yang disebabkan oleh virus jenis A yang dikenal dengan H1N1 yang sangat menyerupai virus influenza pada manusia. Penyakit influenza tipe A masuk dalam famili Orthomyxoviridae. Virus A paling sering memberikan epidemi atau pandemi dimana memiliki antigen yang sering berubah atau mengalami mutasi. Sebagian besar virus babi merupakan subtipe H1N1, namun subtipe lain juga beredar pada babi (antara lain, H1N2, H3N1, H3N2, dan H2N3).

Flu babi termasuk penyakit zoonosis yang menular ke manusia dan juga dapat mengakibatkan infeksi timbal balik pada babi maupun pada manusia. Penyakit ini banyak terjadi pada musim dingin dan musim semi sepanjang tahun. Penyakit Flu babi paling sering menyerang babi anakan (babi muda) dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal.

Penularan flu babi dapat melalui udara dan juga dapat melalui kontak langsung dengan penderita. Masa inkubasinya 3 sampai 5 hari. Penyebaran virus influenza dari babi ke babi dapat melalui kontak moncong babi, melalui udara atau droplet. Masa inkubasi sering berkisar antara 1-2 hari, tetapi bisa 2-7 hari dengan rata-rata 4 hari.

Gejala

Gejala klinis pada saluran pernafasan yaitu batuk pilek, demam, lesu, letih, nyeri tenggorokan, sesak napas, mungkin disertai mual, muntah dan diare. Babi tertular biasanya malas bergerak, saling bertumpuk, demam (sampai 41,5oC), rhinitis, leleran hidung, bersin, radang selaput mata (konjungtivitis), kehilangan berat badan, batuk hebat sampai punggung membusur, frekuensi nafas tinggi, dan pernafasan abdominal. Beberapa berkembang menjadi bronkopenumonia dan akhirnya mati. Tingkat kefatalan kasus kurang dari 1%.

Penanganan dan Pencegahan

Pengobatan simtomatik dan roboransia dapat membantu mempercepat kesembuhan dan mengurangi infeksi sekunder. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi.

 

-------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Sukendra DM. 2009. Epidemiologi dan Regulasi Virus [H1N1] pada Babi dan Penularannya ke Manusia. Jurnal Kesehatan Masyarakat. KEMAS 5 (1) (2009) 17-26. http://journal.unnes.ac.id/index.php/kemas

 

Kharis M. 2012. Model Seir untuk Epidemi Flu Babi pada Populasi Babi dengan Laju Kontak Jenuh. Jurnal MIPA 35 (1) (2012) http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JM

 

Pertanyaan Seputar Flu A (H1N1) Amerika Utara 2009 dan Penyakit Influenza pada Babi. http://weesnugroho.staff.ugm.ac.id/wp-content/swine-influenza-frequently-asked-questions_pdhi_70509.doc