A-Z Penyakit Hewan Ternak

Flexibacter maritimus

Flexibacter maritimus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri patogen ‘Flexibacter maritimus yang penyakit yang banyak menyerang ikan air tawar. Flexibacter maritimus merupakan bakteri berbentuk batang (umumnya memiliki panjang 1-3 µmdan lebar 0,5 µm) dan bersifat gram negatif. Bakteri ini tidak memiliki flagella dan bergerak dengan meluncur, oleh karena itu Flexibacter sp sering juga disebut sebagai bakteri meluncur.

Infeksi F. maritimus seringkali dipicu oleh kondisi stres yang umumnya ditimbulkan oleh suhu air yang tinggi (25-32⁰ C), padat tebar tinggi, luka dan kualitas air buruk (kandungan oksigen terlarut rendah dan konsentrasi ammonia bebas meningkat).

Gejala

Infeksi Flexibacter maritimus pada ikan

Gambar 1. Infeksi Flexibacter maritimus pada ikan. (Sumber: https://microbewiki.kenyon.edu/index.php/Flexibacter)

Gejala klinis yang ditunjukan oleh infeksi Flexibacter maritimus yaitu terjadinya peradangan kulit disertai dengan bintik-bintik putih pada sirip ekor dan selanjutnya meluas ke arah kepala. Sirip ekor dan sirip anal dapat mengalami erosi berat, dan kulit akan mengalami borok berwarna putih keruh atau kelabu. Pada umumnya, insang ikan yang terinfeksi akan mengalami kerusakan yang ditandai dengan nekrosis pada ujung distal lamellae insang dan dapat meluas ke seluruh lamellae insang.

Infeksi yang parah akan menyebabkan sirip menjadi hilang, kemungkinan akan berlanjut sampai ke otot badan. Luka yang ditimbulkan bakteri Flexibacter maritimus memiliki pinggiran kekuningan dan putih dengan disertai inflamasi ringan. Mulut ikan yang terinfeksi ditutupi dengan material lendir yang kekuning – kuningan. Luka pada insang berwarna putih hingga coklat.

Penanganan dan Pencegahan

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kualitas air tetap baik dan padat tebar yang rendah. Melakukan desinfeksi terhadap lingkungan dan peralatan budidaya. Pengobatan harus dilakukan sebelum infeksi sekunder bakteri terjadi. Perendaman dengan air tawar selama 10 – 15 menit dan perendaman dengan prefuran 1 – 2 ppm selama 24 jam cukup efektif untuk membunuh bakteri ini.

 

--------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Novriadi R. 2014. Penyakit Ikan Air Laut di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat Kesehatan Ikan dan Lingkungan. http://www.academia.edu/7655270/Penyakit_Pada_Budidaya_Ikan_Laut_di_Indonesia

 

Novriadi R, Agustatik S, Hendrianto, Pramuanggit R, Hariwibowo A. 2014. Penyakit Infeksi Pada Budidaya Ikan Laut di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat Kesehatan Ikan dan Lingkungan 2014.

 

Farid R. 2016. Mengenal Penyakit Flexibacter. http://infopenyuluhan.blogspot.com/2016/02/mengenal-penyakit-flexibacter-maritimus.html