A-Z Penyakit Hewan Ternak

Equine Influenza

Equine influenza merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernafasan ternak kuda yang disebabkan oleh strain jenis virus influenza A. Pada saat ini, tipe umum dari virus influenza A yang menyerang populasi kuda yaitu subtipe A2 (H3N8). A1 (H7N7) merupakan subtipe yang sebelumnya menginfeksi kuda, namun sekarang subtipe virus ini sudah tidak ada dan tidak direkomendasikan lagi untuk vaksin influenza kuda.

Equine influenza A sering terjadi sebagai wabah yang menyebar dengan cepat pada populasi kuda yang rentan. Penyebaran virus ini melalui udara atau melalui peralatan seperti pakan, ember, dan alat – alat yang terkontaminasi dari kuda yang sudah terinfeksi.

Virus akan bereplikasi pada lapisan sel epitel dari saluran pernapasan bagian atas. Sel yang terinfeksi akan mati, dan ada peningkatan produksi debit berair serta pembengkakan dan peradangan saluran pernafasan.

Gejala

Virus ini memiliki inkubasi yang sangat singkat periode hanya satu hingga tiga hari, dan tanda-tanda klinis influenza jelas tiga hingga lima hari setelah pemaparan awal terhadap virus. Tanda-tanda klinis klasik yang terkait dengan influenza kuda termasuk serangan mendadak demam tinggi (hingga 106 °F), batuk, serous (jernih, pilek) keluarnya hidung, dan kadang-kadang pembengkakan ringan pada submandibular (di bawah rahang) kelenjar getah bening.

Jarang, dokter hewan mungkin mencatat edema (Pembengkakan) anggota badan bagian distal dan batang dalam kuda dengan influenza, yang disebut sebagai selulitis epizootic. Pada beberapa kuda bakteri sekunder infeksi dapat berkembang, menyebabkan pneumonia. Pembuangan hidung pada kuda-kuda ini biasanya berubah dari serous menjadi mucoid (hijau,kuning, dan tebal), menandakan sekunder pneumonia bakteri pada tumit influenza, yang bisa berakibat fatal jika tidak diobati.

Penting untuk diingat bahwa tingkat keparahannya tanda-tanda klinis sangat bervariasi tergantung pada status kekebalan kuda. Terkadang kuda dapat terinfeksi dan menular tanpa menunjukkan klinis apa pun tanda-tanda infeksi. 

Influenza paling sering didiagnosis dalam kuda yang tidak divaksinasi dan pada kuda muda antara satu dan lima tahun, khususnya yang sering datang ke area besar kelompok kuda transien (seperti racetracks dan menunjukkan alasan). Kuda yang lebih tua juga bisa terinfeksi dengan influenza, tetapi umumnya mengalami penyakit yang lebih ringan daripada yang lebih muda rekan-rekan.

Penanganan dan Pencegahan

Penanganan ternak yang mengalami asidosis Infeksi influenza kuda umumnya self-limiting, dan tidak ada perawatan khusus. Pemilik harus mengisolasi kuda yang terkena dari kuda sehat. Kuda didorong untuk makan dan minum secara teratur, serta diberikkan obat anti-inflamasi non-steroid seperti yang ditentukan oleh dokter hewan untuk mengendalikan demam tinggi. Kuda yang terkena penyakit ini diistirahatkan terlebih dahulu seala 1-2 minggu atau selama demam..

AAEP merekomendasikan untuk memvaksinasi semua kuda yang berisiko. Jadwal vaksinasi bervariasi tergantung tentang status vaksin saat ini, usia, dan paparan potensialnya. 

 

----------------------------------------------

Disusun oleh: Kusdianawati & Syamsidar

Share

Referensi

MERCK Animal Health. 2011. Influenza in Horses, Influenza is a Highly Contagious Infection of The Upper Respiratory Tract of Horses. Published The Horse, Your Guide To Equine Health Care.

 

Pusterla, N., Kass, P.H., Mapes, S., et al. 2010. Voluntary Surveillance Program for Important Equine Infectious Respiratory Pathogens in the United States. AAEP Proceedings 2010;56:423.

 

Ainsworth, D.M., Cheetham, J. Disorders of the Respiratory System. In: Reed SM, Bayly WM, Sellon DC. Equine Internal Medicine, third edition. Saunders, USA. PP. 311-313.