A-Z Penyakit Hewan Ternak

Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS)

Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS) adalah penyakit borok (ulcer) pada ikan yang disebabkan oleh infeksi jamur parasitik Aphanomyces invadans. Spora cendawan menginfeksi permukaan tubuh ikan, sehingga menimbulkan borok. Inang meliputi ikan air tawar dan payau antara lain: betutu, gabus, betok, gurame, lele dan tambakan.

Tingkat kematian yang terkena penyakut ini berkisar antara 20-80%. Beberapa ikan seperti ikan mas (cyprinus capio), Ikan Nila (Oreochomis niloticus) dan ikan bandeng (Chanos chanos), reisten terhadap EUS.

Gejala

Tingkah laku dan gejala klinis pada fase infeksi awal adalah ikan menjadi lesu, nafsu makan berkurang bahkan hilang, warna tubuh gelap, berenang kepermukaan dan hiperaktif, mengapung di bawah atau permukaan air dan berenang dengan kepala keluar dari air. Pada awal infeksi terdapat area dermatitis akut membentuk warna kemerahan (rosacea).

Fase selanjutnya ditunjukkan dengan ulcer pada kulit (2-4 cm) dengan hilangnya kulit luar dan sisik, hemoragi dan edema. Ulcer umumnya melingkar, dan sering pula dijumpai ulcer yang mengarah ke tulang/menembus kulit menuju tulang.

Penanganan dan Pencegahan

Penanganan dan pencegahan dapat dilakukan dengan :

  • Menetralkan kadar keasaman dan/atau alkalinitas air melalui pengapuran.
  • Mengisolasi ikan sakit dan/atau membuang ikan yang telah mati.
  • Persiapan wadah/kolam secara higienis dan steril terhadap keberadaan spora cendawan tersebut melalui pengeringan, pengapuran, desinfeksi, dll.

 

----------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

 

Share

Referensi

Buku Saku Penyakit Ikan. http://www.academia.edu/35140331/BUKU_SAKU_PENYAKIT_IKAN

 

Nurdin A, Puspasari K, Nurdian E, Asri TY, dan Taukhid. 2012. Pengembangan Teknik Diagnosa Penyakit Epizootic Ulcerative Syndrome (Eus) pada Ikan Melalui Pendekatan Gejala Klinis, Isolasi Patogen, Histopatologis. J. Ris. Akuakultur Vol. 7 No. 2 Tahun 2012: 257-267

 

Rahmaningsih S. 2018. Hama dan Penyakit Ikan. Diktat Mata Kuliah. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Ronggolawe Tuban