A-Z Penyakit Hewan Ternak

Edwardsiellosis

Edwardsiellosis atau Emphisemathous Putrevactive Disease of Catfish (EPDC) disebabkan oleh bakteri Edwardsiella tarda. Faktor penyebab terjadinya infeksi E. tarda adalah karena ikan stres, terutama akibat tingginya padat tebar menjelang panen, kondisi kualitas air yang jelek, dan tingginya kandungan bahan organik.

E. tarda dapat menyebabkan kematian pada ikan habitat air tawar maupun air laut. Patogenesis E. tarda yang menginfeksi berbagai ikan telah dilaporkan seperti pada ikan Chinook Salmon, ikan belut rawa liar, pada ikan Anabas Terstudineus atau ikan koi, dan pada mamalia laut seperti singa laut (Eumetopias jubata).

Gejala

Gejala klinis akibat infeksi bakteri E. Tarda diawali dengan depigmentasi kulit atau perubahan warna kulit akibat nekrosis atau kematian sel dan jaringan, dilanjutkan dengan hemoragi atau pendarahan pada tubuh, insang, perut, insang, dan ekor, juga kemunculan ulcer akibat infeksi dan luka hingga menyebabkan tukak.

Pada ikan lele gejala klinis dimulai dari nekrosis otot saat bagian tubuh ikan memutih, letargi, dan hemoragi, produksi mukus berlebih, dilanjutkan dengan pembengkakan bagian tubuh yang diinfeksi dengan warna putih sedikit kekuning-coklatan seperti nanah dan akhirnya muncul luka, hingga muncul tukak atau borok pada bagian tubuh dan menyebabkan kematian pada ikan lele juga adanya gas pada bagian abdominal.

Bakteri E. tarda juga menimbulkan gejala klinis pada organ dalam ikan ditandai dengan abses atau pembengkakan pada usus dan adanya gas pada bagian organ dalam, juga hati dan ginjal yang pucat.

Penanganan dan Pencegahan

Pengobatan dapat dilakukan dengan menggunakan antibiotik Sulfamerazine, Oksitetrasiklin, Florfenicol (dosis 10 mg/kg berat badan dalam pakan).

Pencegahan dapat dilakuan dengan cara selalu menjamin air yang digunakan adalah air yang layak untuk pertumbuhan ikan, penggunaan pakan yang sesuai baik kualitas maupun kuantitasnya, pemilihan induk dan benih yang unggul, meningkatkan sanitasi dan mengurangi kepadatan.

 

-----------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Prastiti LA, Sarjito, Prayitno SB. 2015. Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe MeraH (Zingiber officinale var. Rubrum) pada Media Pemeliharaan terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) yang Diinfeksi Bakteri Edwardsiella tarda. Journal of Aquaculture Management and Technology Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015, Halaman 31-37

 

Narwiyani S dan Kurniasih. 2011. Perbandingan Patogenesitas, Edwardsiella tarda pada Ikan Mas Koki (Charassius auratus) dan Ikan Celebes Rainbow (Telmatherina celebensis). J.

 

Ris. Akuakultur Vol.6 No.2 Tahun 2011: 291-301
Catatan Dokter Ikan. 2015. Edwardsiellosis. http://www.catatandokterikan.com/2015/09/edwardsiellosis.html