A-Z Penyakit Hewan Ternak

Distokia

Distokia merupakan suatu kondisi dimana ternak mengalami kesulitan dalam melahirkan. Kasus distokia umumnya terjadi pada induk yang baru pertama kali beranak, induk yang masa kebuntingannya jauh melebihi waktu normal, induk yang terlalu cepat dikawinkan, ternak yang selalu dikandangkan sehingga kurang bergerak, kelahiran kembar, kematian fetus dan penyakit pada rahim.

Distokia terjadi pada stadium pertama kelahiran (dilatasi cervik) dan kedua (pengeluaran fetus) lebih lama sehingga menjadi sulit dan tidak mungkin lagi bagi induk untuk mengeluarkan fetus.

Gejala

Distokia disebabkan oleh faktor induk dan faktor fetus. Aspek induk yang dapat mengakibatkan distokia diantaranya kegagalan untuk mengeluarkan fetus akibat gangguan pada rahim yaitu rahim sobek, luka atau terputar, gangguan pada rongga perut (abdomen) yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk merejan, tersumbatnya jalan kelahiran, dan ukuran panggul ternak yang tidak memadai. Distokia juga bisa disebabkan oleh faktor genetik yang dibawa oleh induk ternak.

Gejala yang umum adalah sapi kesulitan mengeluarkan anaknya dan dapat berlangsung berjam-jam. Kondisi akan semakin sulit apabila induk kelelahan saat mengeluarkan anaknya.

Penanganan dan Pencegahan

Penanganan yang dapat dilakukan ketika ternak mengalami distokia yaitu mengembalikan posisi dan postur fetus agar normal dengan cara didorong (ekspulsi ), diputar (rotasi) dan ditarik (retraksi). Melakukan penarikan paksa, apabila uterus lemah dan janin tidak menstimulir perejanan. Pemotongan janin (fetotomi), apabila posisi dan postur janin yang abnormal tidak bisa diatasi dengan melakukan penarikan paksa dan keselamatan induk yang diutamakan. Melakukan operasi secar (Sectio Caesaria ), yang merupakan alternatif terakhir apabila semua cara tidak berhasil. Operasi ini dilakukan dengan pembedahan perut laparotomy) dengan alat dan kondisi yang steril.

 

--------------------------------------------

Ditulis oleh: Kusdinanawati & Syamsidar

Share

Referensi

Affandhy, S.L., Pratiwi, W.C., dan Ratnawati, D. 2007. Petunjuk Teknis Penanganan Gangguan Reproduksi pada Sapi Potong. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Peternakan Badan Penelitian Dan Pengembangan Peternakan, Departemen Pertanian

 

Kuswati dan Susilawati, T. 2016. Industri Sapi Potong. UB Press, Malang.