A-Z Penyakit Hewan Ternak

Contagious equine metritis (CEM)

Contagious equine metritis (CEM) disebut juga Contagious Equine Metritis Organism (CEMO), Haemopilus Equigenitalis, dan Taylorella Equigenitalis. Penyakit ini merupakan penyakit kelamin yang akut, sangat menular pada kuda dan equidae lainnya serta mempengaruhi fertilitas. Sifatnya tidak sistemik tapi terutama menyerang sistem reproduksi kuda betina dan biasanya menyebabkan kemajiran sementara.

Penyembuhan seringkali tidak sempurna, tetapi menunjukan gejala asimptomatis yang lama pada kuda-kuda betina. Secara komensal T. Equigenitalis ada di dalam lumen alat genital luar kuda jantan dan dapat menjadi hewan carrier yang persisten tanpa menunjukkan gejala klinis. Penularan CEM ke hewan lain dapat terjadi secara langsung melalui hubungan seksual dan secara tidak langsung melalui inseminasi buatan dan kontaminasi alat atau tangan. Perlakuan yang tidak higienis selama pembersihan dan pemeriksaan alat kelamin kuda dapat menyebabkan terjadinya penularan, untuk itu diperlukan perlakuan yang aseptis.

Gejala

Gejala klinis CEM mulai muncul 1-6 hari pasca infeksi atau sampai 80 hari. Setelah tertular, kuda betina akan mengeluarkan cairan mukopurulenta tanpa bau dari saluran genital. Pada kasus berat, cairannya akan banyak sekali, bila kasusnya ringan cairan putih keabuan hanya sedikit terkumpul di dasar vagina pada mukosa vagina. Biasanya sekresi akan hilang setelah 3-4 minggu, dan kuda dapat kembali estrus dalam beberapa hari setelah infeksi. Penyakit dapat mengakibatkan infertilitas dan aborsi dini.

Gejala yang nyata akibat CEM tidak terlihat pada kuda jantan. Infeksi ditandai adanya endometiris, servisitis dan vaginitis. Cairan mukopurulenta sering keluar 2-10 hari setelah perkawinan dari vulva dan membasahi bagian belakang tubuh hewan serta mengotori ekor. Kuda yang menderita parah akan mengakibatkan metritis kronis dan menyebabkan terjadinya infertilitas.

Secara umum, gejala klinis penyakit ini antara lain:

  • dalam keadaan akut, ada peradangan aktif dan debit yang jelas, terlihat 1 – 6 hari setelah infeksi melalui kawin;
  • dalam keadaan kronis, tanda-tanda mungkin kurang jelas, tetapi infeksi ini sering dalam kedudukan yang mendalam dan mungkin sulit untuk dihilangkan; dan
  • dalam keadaan carrier, bakteri telah menjadi bagian dari flora bakteri di daerah alat kelamin dan tidak ada tanda-tanda infeksi, namun, kuda masih bisa menularkan.

Stallion yang terinfeksi dan teaser biasanya menjadi pembawa pasif dan tidak menunjukkan tanda-tanda klinis infeksi tetapi carrier bakteri sebagai bagian dari flora pada organ genital eksternal mereka. Stallion menularkan bakteri pada Mare saat kawin. Bakteri juga dapat masuk ke Mare secara langsung atau tidak langsung dari teaser terinfeksi.

Penanganan dan Pencegahan

Pengobatan dapat dengan penggunaan larutan chlorhexidine gluconate tidak lebih 0,25% untuk irigasi uterus. Penggunaan larutan chlorhexidine gluiconate 2% tiga kali sehari terhadap penis kuda arab tidak menyebabkan iritasi. Penggunaan gentamicin sulfat lebih baik daripada ampicilin atau kombinasi sodium benzyl penicillin dan polymixin B sulphate.

Pemusnahan bakteri Taylorella equigenitalis dapat dilakukan dengan penyucihamaan disertai pengobatan dengan antibiotik secara lokal dan sistemik, tetapi dengan vaksinasi tidak efektif. Pada prinsipnya untuk mengontrol penyebaran penyakit ini adalah dengan memastikan bahwa tidak ada infeksi sebelum pembibitan dilaksanakan.

 

 

--------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Pudjiatmoko, Syibli M, Nurtanto S, Lubis N, Syafrison, Yulianti S, Kartika D, Yohana CK, Setianingsih E, Efendi ND, Saudah E.2014. Manual Penyakit Unggas . Subdit Pengamatan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

 

Supartono. 2005. Pemeriksaan Contagious Equine Metritis (CEM) pada Kuda dengan Isolasi dan Identifikasi. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian 2005

 

Defra.gov.uk, 2013. Contagious equine metritis. http://www.defra.gov.uk. Departement for Environment, Food, and Rural Affairs.