A-Z Penyakit Hewan Ternak

Caseous Lymphadenitis (CL)

Caseous lymphadenitis merupakan kondisi yang mempengaruhi sistem limfatik, sehingga menyebabkan abscess pada kelenjar getah bening dan organ internal. Caseous lymphadenitis disebabkan oleh bakteri Corynebacterium pseudotuberculosis. Abscess bisa berkembang di lokasi tempat bakteri masuk ke tubuh ternak atau di kelenjar getah bening.

Infeksi bisa menyebar melalui darah atau sistem limfatik, menyebabkan abscess terbentuk pada kelenjar getah bening atau organ internal lainnya di seluruh tubuh ternak. Organ yang paling sering terkena adalah paru-paru, hati, ginjal, dan kelenjar getah bening. Abscess tidak menyakitkan ternak tapi akan tumbuh perlahan seiring waktu dan bisa pecah jika lokasinya berada disekitar kulit.

Penyakit caseous lymphadenitis disebarkan melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau melalui peralatan yang terkontaminasi. Penyakit caseous lymphadenitis termasuk penyakit zoonosis. Penyakit ini dapat menyerang manusia melalui konsumsi susu mentah dari domba dan kambing yang terinfeksi, atau bersentuhan dengan ternak yang terinfeksi.

Penyebaran limfadenitis caseous ke manusia dapat dicegah dengan mengurangi kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi dan melalui konsumsi susu sebelum melalui proses pasteurisasi.

Gejala

Ternak yang terserang limfadenitis caseous tidak menunjukkan gejala klinis, namun dapat menyebabkan anemia, anoreksia, dan demam. Selain itu, bisa menyebabkan penurunan berat badan, pertumbuhan wol, produksi susu, dan kemampuan reproduksi pada ternak.

Penanganan dan Pencegahan

Penanganan dan pencegahan untuk penyakit caseous lymphadenitis bisa dengan melakukan vaksinasi. Vaksin untuk penyakit ini tersedia dalam dua tipe. Tipe yang pertama vaksin toksoid untuk penyebab bakteri caseous lymphadenitis, dan tipe yang kedua toksoid dapat dikombinasikan dengan vaksin CD-T.

Vaksin bekerja paling baik pada ternak yang belum menunjukkan tanda-tanda infeksi. Vaksinasi tidak dapat mengobati infeksi yang ada sehingga ternak harus divaksinasi sebelum terpapar penyakit.

 

--------------------------------------------

Disusun oleh: Kusdianawati & Syamsidar

Share

Referensi

Pezzanite, L., Neary, M., Hutchens, T., Scharko, P. Common Diseases and Health Problems in Sheep and Goats. UK (University of Kentucky), College of Agriculture. Animal Sciences, Purdue Extension. Purdue University Cooperative Extension Service, West Lafayette, IN 47907.