A-Z Penyakit Hewan Ternak

Bovine Ephemeral Fever (BEF)

Bovine Ephemeral Fever (BEF) sering juga disebut Ephemeral Fever, Bovine Epizootic Fever, Three-day Sickeness, Penyakit Demam Tiga Hari, Stiff Zsickness, dan Penyakit Kaku. Bovine Ephemeral Fever (BEF) merupakan penyakit viral pada sapi yang ditularkan oleh serangga (arthropod borne viral disease) dan bersifat benign non contagius.

Nyamuk dari golongan Culicoides sp., Aedes sp. dan Culex sp. dapat bertindak sebagai vektor penyakit dimana penyakit dipindahkan dari sapi sakit ke sapi sehat melalui gigitan serangga. 

Gejala 

Hewan yang terinfeksi akan menunjukkan gejala klinis seperti demam tinggi hingga 400-420C, penurunan nafsu makan, leleran pada hidung dan mata, hipersalivasi, penurunan produksi susu secara mendadak, kepincangan yang biasanya terlihat pada hari kedua, menggigil, serta kekakuan otot.

Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat mengakibatkan kematian pada sapi. Diagnosa penyakit ini didasarkan gejala klinis dan waktu perjalanan penyakit yang singkat sekitar 3 hari. 

Penanganan dan Pencegahan 

Pengobatan efektif penyakit ini belum ditemukan. Pemberian antibiotika berspektrum luas dianjurkan untuk mencegah infeksi sekunder dan multi vitamin untuk mengatasi adanya stress. Pencegahan terhadap BEF dilakukan dengan pemberian vaksin hidup yang dilemahkan dan vaksin inaktif.

Proses pengendalian dan pemberantasan penyakit ini harus memperhatikan peranan serangga pengisap darah yang berperan sebagai vector mekanis penyakit ini. Insektisida dapat digunakan untuk membunuh serangga di sekitar daerah terjangkit dan Isolasi harus dilakukan pada hewan sakit.

 

 

--------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Pudjiatmoko, Syibli M, Nurtanto S, Lubis N, Syafrison, Yulianti S, Kartika D, Yohana CK, Setianingsih E, Efendi ND, Saudah E.2014. Manual Penyakit Unggas . Subdit Pengamatan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

 

Sendow I. 2013. Bovine Ephemeral Fever, Penyakit Hewan Menular yang Terkait Dengan Perubahan Lingkungan. WARTAZOA Vol. 23 No. 2 Th. 2013

 

Nururrozi A, Fitranda M, Indarjulianto S dan Yanuartono. Bovine Ephemeral Fever on cattle in Gunungkidul district, Yogyakarta (Case Report). Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 27 (1): 101 - 106