A-Z Penyakit Hewan Ternak

Akabane

Akabane atau disebut dengan Arthrogryposis Hydranencephaly adalah penyakit menular non contagious yang ditandai dengan adanya Arthrogryposis (AG) disertai atau tanpa Hydraencephaly (HE).

Hewan yang rentan terhadap penyakit ini adalah sapi, domba dan kambing bunting yang berasal dari dari daerah bebas akabane dan masuk ke daerah terinfeksi. Penyakit akabane ini disebarkan oleh serangga yaitu Culicoides brevitarsis, Culicoides oxystoma, Culex tritaeniorhynchus, Aedes vexans, dan Anopheles funestus. Oleh karena itu, penyakit ini merupakan penyakit Arbovirus.

Gejala

Penyakit Akabane ditandai dengan adanya cacat tubuh pada keturunan yang dilahirkan dari hewan yang terinfeksi berupa arthrogryposis yaitu pembengkakan persendian yang bersifat primer pada kaki (biasanya terjadi bilateral); skoliasis yaitu pembengkokan tulang punggung, dan atropi pada otot gerak sehingga pedet yang dilahirkan tidak dapat berdiri. Ternak

yang terinfeksi saat bunting dapat mengalami abortus, gejala kekakuan pada sendi kaki (arthrogryposis), pembesaran otak akibat penimbunan cairan (hydranencephaly), dan kesulitan melahirkan (distokia). Pada beberapa kasus hewan yang lahir mengalami ataksia, kebutaan, dysphagia (kesulitan menelan) namun pada induk tidak ditemukan gejala klinis.

Gejala pada sistem syaraf pusat janin yang terinfeksi sangat bervariasi tergantung tempat dan parahnya kerusakan sistem syaraf seperti : kebutaan, nystagmus (kekejangan disertai mata melotot), tidak dapat menyusu serta lumpuh.

Penanganan dan Pencegahan

Belum ada pengobatan untuk abortus, lahir mati atau kelahiran anomali. Vaksinasi berupa vaksin aktif dan inaktif perlu dipertimbangkan sebagai pencegahan penyakit ini. Pemberantasan vektor penyakit dengan insektisida dan dengan sanitasi terpadu, yaitu dengan spraying mungkin dapat mencegah penyakit Akabane meluas.

 

-------------------------------------------

Disusun oleh: Syamsidar & Kusdianawati

Share

Referensi

Pudjiatmoko, Syibli M, Nurtanto S, Lubis N, Syafrison, Yulianti S, Kartika D, Yohana CK, Setianingsih E, Efendi ND, Saudah E.2014. Manual Penyakit Unggas . Subdit Pengamatan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

 

Sendow I. 1995. Penyakit Akabane Di Indonesia. WARTAZOA Vol. 4 No. 1-2, Pebruari 1995