A-Z Penyakit Tanaman

Rigidoporus lignosus (Jamur Akar Putih)

Jamur Rigidoporus lignosus merupakan jenis jamur yang dapat menyebabkan kematian pada tanaman. Jamur akar putih ini dapat ditemukan di seluruh area penanam di dunia seperti India, Indonesia, Malaysia, Srilanka, Thailan dan negara negara di afrika. Di beberapa negara patogen ini menyebabkan kehilangan hasil yang lebih besar dibandingkan dengan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) lainnya.

Jamur ini berbentuk kipas tebal, agak berkayu, umumnya mempunyai struktur serat, tepian tipis. Miselium berwarna kuning jingga dengan ketebalan 2-5 mikronmeter dan memiliki serat yang tebal. Saat stadia muda berwarna ingga jernih sampai merah kecoklatan dengan zona gelap yang agak menonjol. Patogen ini tumbuh optimal pada pH antara 6-7

Gejala

Tanaman yang terserang jamur Rigidoporus lignosus menunjukan gejala berupa daun menjadi kusam, kurang mengkilat dan melengkung ke bawah sementara daun yang sehat berbentuk seperti perahu. Daun tanaman menjadi rontok dan disertai dengan matinya ranting pada pohon dewasa sehinga memiliki mahkota dengan jumlah yang lebih sedikit.

Serangan jamur ini juga ditunjukkan dengan akar yang busuk hingga tanaman menjadi lebih mudah rebah. Akar yang terinfeksi konturnya menjadi kasar dan berwarna sesuai dengan jamur yang menginfeksinya.

Penanganan dan Pengendalian

Beberapa penanganan dan pengendalian terhadap jamur Rigidoporus lignosus, yaitu:

  1. Penggunaan bibit yang sehat dan bersih dari Rigidoporus lignosus.
  2. Penambahan belerang guna menambahkan keasaman tanah sehingga tidak cocok bagi perkembangan patogen ini.
  3. Pembuatan parit pada setiap barisan tanaman. Hal ini bertujuan untuk memutus area penyebaran akar karena patogen in imenginfeksi lewat kontak antar akar.
  4. Pemberian Tricoderma konogii dapat menekan pertumbuhan jamur patogen ini, dikarenakan Tricoderma koningii merupakan jamur antagones dari jamur Rigidoporus lignosus.
  5. Penyemprotan dengan fungisida yang mengandung bahan aktif PCNB (Pentacloronitro-benzene) atau quintozene dapat diaplikasikan pada pangkal batang tanaman yang terinfeksi.
  6. Penggunaan oligochitosan pada konsentrasi 8 dan 10 gram/liter dapat menghambat pertumbuhan jamur R. lignosus. .

 

--------------------------------------

Disusun oleh: Pramadya

Diriview oleh: Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

Widiantini F dkk, Keefektifan Oligochitosan dalam menekan pertumbuhan jamur patogen Rigidoporus lingnosus [(Klotzsch) Imazeki] Peenyebab penyakit jamur akar putih Tanaman Cengkeh secara in vitro, Jurnal Agrikultura 2016

 

Rosidah R, Teknik Pengendalian Hama Dan Penyakit Terpadu Pada Serangan Jamur Akar Putih (Rigidoporus lignosus). Universitas Padjadjaran