A-Z Penyakit Tanaman

Guignardia citricarpa (Bintik Hitam Guignardia/Busuk Phoma)

Guignardia citricarpa adalah cendawan ascomycetes yang membroduksi spora yang dapat berasal dari daun mati ataupun buah jeruk yang sudah jatuh dari pohon. Askospora (spora seksual) pada cedawan ini sebagian besar dibawa oleh angin sedangkan konidia (spora aseksal) tersebar melalui cipratan air.

Calon buah tergolong rentan terhadap serangan Guignardia citricarpa terutama pada umur 3-4 bulan yakni setelah mahkota berguguran. Penyakit ini berkembang pada kondisi lingkunagn hangat dan basah. Bentuk makrokonidia (spora aseksual) berwarna coklat gelap sampai hitam, berbentuk bulat berukuran 115-190 µm, Makrokonidia hialin (transparan) bervariasi dan tidak bersekat.

Gejala

Gejala serangan akibat Cendawan Guignardia citricarpa pada buah yang terserang terdapat bercak bercak merah kecoklatan di dekat ujung tangkai atau pada sisi buah. Bercak mempunyai titik titik hitam dan hanya terbatas pada kulit. Bintik hitam tersebut sebenarnya merupakan kumpulan cendawan.

Penanganan dan Pengendalian

  • Pengendalian menggunakan pestisida hanya efektif pada periode 20 minggu sejak jatuhnya mahkota bunga.
  • Bagian yang terkena penyakit ini segera dimusnahkan dengan cara dibakar dan dibuang di tempat yang jauh dari lahan.
  • Penggunaan bibit dan alat-alat pertanian yang bebas dari infeksi patogen ini.
  • sanitasi lahan perlu dilakukan untuk mengurangi berkembangnya patogen ini.

 

----------------------------------------

Disusun oleh: Pmramadiya

Direview oleh: Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

Faganello FDS. Molecular diagnosis of Guignardia citricarpa in asymptomatic sweet orange tissue. Rec Bras Frutic vol 39 no.4

 

Marques JPR dkk. Histopathology of black spot symptom in sweet oranges. Eur J plant pathol 133:439-448

 

Nurholis. Metode deteksi cendawan penyebab infeksi laten pada buah jeruk impor dan perlakuan fitosanitari. Institut pertanian bogor