A-Z Penyakit Tanaman

Fusarium oxysporum (Busuk Rimpang Fusarium)

Jamur patogen Fusarium oxyporum schlecht. F.sp zingiberi merupakan jamur tular tanah penyebab penyakit busuk rimpang atau akar di beberapa komoditas pertanian. Jamur ini dilaporkan mempunyai penyebaran yang sangat luas karena klamidospora (bentuk spora aseksual) yang relatif tahan terhadap lingkungan kritis.

Jamur ini mampu bertahan hidup di dalam tanah dalam bentuk miselium (bagian jamur yang terbentuk dari beberapa hifa atau bagian jamur yang berbentuk seperti benang), mikrokonidium dan makrokonidium (salah satu bentuk spora aseksual). Beberapa penelitain melaporkan bahwa fusarium mampu bertahan hidup di dalam tanah dalam jangka waktu lama, bahan dalam keadaan tanpa adanya tanaman inang.

Gejala

Tumbuhan yang terserang memiliki gejala awal yang ditandai dengan menguningnya pinggiran daun dari daun terbawah yang secara perlahan seluruh daun akan menguning dan akhirnyaseluruh tanaman menguning. Kemudian daun-daun tertua akan mengeringpertama kali, diikuti dengan daun-daun yang lebih muda dan akhirnya batang jugaakan mengering. Batang yang mengering masih kuat sehingga sulit dicabut daririmpangnya dan tidak berbau. Tanaman yang mengering tidak akan jatuh ke tanah.

Berbeda dengan tanaman terserang bakteri layu di mana batangtanaman yang mengering mudah tercabut dari rimpangnya dan akan jatuh atau rebahke tanah dan berbau. Jamur berkembang baik pada keadaan suhu panas (15-38°C), udara lembab (87-95%) dan keadaan tanah basah/ becek yang lama karena drainase yang buruk

Penanganan dan Pengendalian

Penanganan dan pengendalian terhadap penyakit busuk rimpang Fusarium, yaitu:

  1. Perlakuan benih rimpang dapat dilakukan dengan merendam benih rimpang dalam larutan fungisida atau perlakuan air panas. Perendaman rimpang jahe sebelum ditanam, dengan fungisida seperti 0,3% mankozeb atau benomyl, metil tiofanat dan karbendazim selama 30 menit. Perendaman rimpang benih dalam larutan fungisida bertujuan untuk membunuh jamur Fusarium yang ada di permukaan rimpang selama di dalam tanah atau dalam penyimpanan, sedangkan perlakuan air panas bertujuan untuk membunuh jamur yang telah masuk dan menginfeksi jaringan dalam daging rimpang Tanaman yang terserang harus segera dicabut dan dimusnahkan, pemusnahan dapat dilakukan dengan membakarnya.
  2. Pengolahan tanah dengan membalik tanah, penutupan tanah dengan mulsa plastik yang tembus cahaya selama kurang lebih 4-8 minggu.
  3. Pemberian jamur Tricoderma harzianum dan Rhizoium sp yang merupakan jamur agen antagonis dari jamur Fusarium oxysporum.
  4. Penggunaan fungisida seperti mancozeb, benomyl, metil tiofanat dan karbendazim dapat digunakan untuk pengendalian penyakit busuk rimpang di lapang dengan cara menyiramkan fungisida ke tanah dekat perakaran secara teratur 1-2 kali setiap 15 hari.

 

-----------------------------------------

Disusun oleh: Pramadya

Direview oleh: Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

Sinar tani, Penyakit busuk rimpang menghambat usaha peningkatan produksi jahe di indonesia, agroinovasi

 

Cahyaningrum H, Intensitas dan luas serangan beberapa isolat Fusarium oxysporum . F.sp zingiberi pada jahe gajah, jurnal perlindungan tanaman indonesia vol 21 no 1.

 

Potensi Trichoderma harzanum dalam mengendalikan sembilan isolat Fusarium oxysporum schlecht. F.sp zingiberi trujillo pada kencur, jurnal ilmu ilmu pertanian indonesia volume 8 no 2.