A-Z Penyakit Tanaman

Diaporthe citri (Penyakit Melanosa)

Penyakit melanosa disebabkan oleh pathogen cendawan Diaporthe citri. Penyakit ini menurunkan kualitas buah jeruk, walaupun masih layak untuk dikonsumsi. Penyakit ini tidak sampai menurunkan produksi olahan buah jeruk. Cendawan ini menghasilkan 2 konidia (spora aseksual) yaitu alfa dan beta konidia. Alfa konidia berukuran 5-9 x 2,5-4 µm. tidak bersekat dan transparan. Beda konidia berukuran 20-30 x 0,7-1,5 µm berbentuk filiform (berbentuk seperti benang) dan bengkok di salah satu ujungnya seperti tanda koma.

Gejala

Gejala serangan akibat Cendawan Diaporthe citri pada buah yang terserang berupa perubahan warna buah menjadi gelap. Terdapat tonjolan melebar pada kulit buah dengan berbagai ukuran, terbentuk retakan retakan pada tonjolan melebar pada kulit buah dan tonjolan in iakan meluas ketika cendawan menginfeksi sejak buah masih muda.

Penanganan dan Pengendalian

Pengendalian secara terpadu penyakit melanosa disebabkan oleh pathogen cendawan Diaporthe citri, yaitu:

  1. Bagian dari tanaman yang terkena penyakit melanosa segera dimusnahkan dengan cara dibakar dan dibuang di tempat yang jauh dari lahan.
  2. Penggunaan bibit dan alat-alat pertanian yang bebas dari infeksi patogen Diaporthe citri.
  3. Sanitasi lahan perlu dilakukan untuk mengurangi berkembangnya patogen Diaporthe citri.

 

----------------------------------------

Disusun oleh: Pramadiya

Direview oleh: Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

Nurholis. Metode deteksi cendawan penyebab infeksi laten pada buah jeruk impor dan perlakuan fitosanitari. Institut Pertanian Bogor