A-Z Penyakit Tanaman

Curvularia sp. (Bercak Daun Curvalaria)

Pada tanaman kelapa sawit diketahui ada penyakit yang dikenal dengan penyakit bercak daun yang dibebakan oleh pathogen Curvularia sp. Penyakit bercak daun Curvularia biasanya terbawa dari fase pembibitan hingga ke penanaman di lahan. Penyakit tersebut menyerang helai daun. Jamur ini penularannya dapat melalui spora yang menyebar dan berpindah ke bibit yang tidak terserang melalui tiupan angin, penyiraman, kontak langsung, manusia dan lain lain.

Gejala

Tanaman yang terserang penyakit bercak daun Culvularia menunjukan gejala berupa bintik bintik coklat dengan tepi kuning kecil berbentuk oval dan agak cekung bila dilihat dari permukaan daun sebelah atas yang kemudian membesar dengan panjang 7-8 mm dan saling bertemu hingga menyebabkan daun layu dan mengering. Pada beberapa kasus bagian tengah bercak mengering, rapuh dan berwarna kelabu atau coklat muda.

Penanganan dan Pengendalian

Pengendalian secara terpadu terhadap serangan penyakit bercak daun yang disebabkan pathogen Curvularia sp., yaitu:

  1. Menjarak letak bibit menjadi lebih renggang dan mengurangi volume air siraman sementara waktu
  2. Menyiraman menggunakan gembor lebih dianjurkan dan sebaiknya diarahkan ke permukaan tanah dalam polybag bukan ke daun
  3. Memangkas daun daun yang sakit dari bibit yang bergejala ringan-sedang. Hasil pangkasan harus dimusnahkan dengan dibakar
  4. Penggunaan fungisida thibenzol, captan atau thiram dengan konsentrasi 0,1-0,2% tiap 10-14 hari

 

---------------------------------------

Disusun  oleh: Pramadya

Direview oleh: Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

Sastrahidayat IR. Penyakit pada tumbuhan obat-obatan, rempah bumbu dan stimula. UB press

 

Lalang E, Syahfari H, Jannah N. 2016. Inventarisasi Penyakit Bercak Daun (Curvularia sp.) di Pembibitan Kelapa Sawit PT Ketapang Hijau Lestari-2 Kampung Abit Kecamatan Mook Manaar Bulatn Kabupaten Kutai Barat. Jurnka AGRIFOR 15 (1): 23-28