A-Z Penyakit Tanaman

Cercosporidium Personatum (Bercak Daun)

Cercosporidium personatum membentuk konidium pada kedua permukaan daun, meskipun lebih banyak pada permukaan atas. Stroma kecil, dengan garis tengah 25 – 100 µm, coklat tua. Rumpun konidiofor jamur ini kecil-kecil, sehingga tidak terllihat dengan mata biasa. Rumpun konidiofor terdapat pada kedua sisi daun, bahkan banyak yang terdapat pada sisi atas

Gejala

Pada daun kacang tanah jamur membentuk bercak-bercak yang umumnya bulat, dengan garis tengah 1 – 5 mm, meskipun kadang-kadang sampai 15 mm. Bercak mempunyai halo kuning yang tipis. Dari sisi atas bercak berwarna coklat dan dari sisi bawah tampak hitam dengan titik-titik hitam yang terdiri dari rumpun-rumpun konidiofor. Jamur dapat juga menyerang tangkai daun, daun penumpu, batang, dan ginofor (tangkai bunga). Daun kacang tanah yang dalam keadaan basah dengan suhu berkisar antara 25 – 31° C, bercak dapat berkembang dalam waktu 10 – 14 hari. Konidia disebarkan oleh angin, percikan air, dan serangga. Puncak penyebaran konidia terjadi bersama waktu turunnya embun (pagi hari) dan waktu turun hujan.

Penanganan dan Pengendalian

  1. Menggaunakan varietas yang tahan seperti avrietas jerapah, kelinci dan badak.
  2. Sanitasi dan rotasi tanaman
  3. Pengendalian dengen menggunakan mikroorganiseme antagonis seperti Bacillus sp. dan Serratia sp. 
  4. Penggunaan minyak cengkeh dapat mengendalikan sebaran penyakit ini
  5. Fungisida berbahan ninomil, bitertanol dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit ini
  6. Bagian tanaman yang terserang segera dimusnahkan dengan cara dibakar.





-----------------------------------------

Disusun oleh : Pramaadya

Direview oleh: Ruth Martha Wennie

Share

Referensi

Sumartini. Bioekologi dan pengendalian penyakit bercak daun pada kacang tanah.


Junaedi w. Uji daya hasil galur generasi lanjut kacang tanah tahan penyakit bercak daun. IPB