Teknik Budidaya Kacang Panjang Secara Tepat dan Efektif Untuk Meningkatkan Produktivitas
BUDIDAYA

Teknik Budidaya Kacang Panjang Secara Tepat dan Efektif Untuk Meningkatkan Produktivitas

RuthMW
1 month ago
144 views

Masyarakat Indonesia pastilah sangat mengenal tanaman kacang panjang. Masuk sebagai kategori sayuran, kacang panjang biasa diolah, ditumis atau menjadi masakan lainnya, dan juga dapat dikonsumsi segar sebagai lalapan.

Kacang Panjang

Tanaman kacang panjang memiliki nama latin Vigna sinensis dan memiliki berbagai sebutan di berbagai belahan dunia, seperti kacang lanjaran (Jawa), kacang turus (Pasundan), taukok (Cina), sitao (Philipina), kacang belut (Malaysia), paythenki, yardlong bean dan asparagus bean.

Tanaman ini diketahui berasal dari India dan Afrika kemudian menyebar ke berbagai wilayah Asia Tropika, termasuk Indonesia.

Tanaman kacang panjang mudah tumbuh dengan baik di berbagai jenis lahan, baik lahan sawah, tegalan bahkan pekarangan rumah. Di lapangan, petani yang memudidayakan tanaman kacang panjang, diketahui banyak ditanaman di pematang sawah, atau tegalan baik secara monokultur maupun sebagai tanaman sela.

Kandungan dan Manfaat Tanaman 

Tanaman kacang panjang dapat menjadi salah satu komoditas sayuran potensial sebagai sumber gizi. Kacang panjang merupakan salah satu tanaman perdu semusim yang mengandung protein (17,30 %), lemak (1,50%), karbohidrat (70%), vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan mineral.

Diketahui juga, tanaman kacang panjang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Akar-akar dari tanaman kacang panajang bersimbisosis mutaulisme dengan jenis bakteri Rhizobium yang mampu mengingkat Nitrogen (N2) dari udara.

Petani yang berbudidaya tanaman ini seringkali dihadapai faktor gagal panen yang menyebabkan menurunnya produksi kacang panjang. Beberapa penyebab menurunnya produksi kacang panjang antara lain iklim, bibit unggul, pupuk, dan hama penyakit.

Salah satu aspek penting dalam budidaya kacang panjang yaitu proses pemupukan, yang dapat mempengaruhi produktivitas kacang panjang. Upaya budidaya dan pemeliharaan yang tepat perlu menjadi perhatian supaya produktivitas kacang panjang dapat meningkat.

Syarat Tumbuh Kacang Panjang

Beberapa syarat pertumbuhan tanaman kacang panjang yang harus dipenuhi dalam upaya budidaya tanaman ini yaitu:

  • jenis tanah: Latosol atau lempung berpasir, subur, gembur,
  • tanah mengandung bahan organik dan drainasenya baik,
  • pH sekitar 5.5-6.5 m,
  • Suhu antara 20-30 derajat Celcius,
  • kondisi iklimnya kering,
  • curah hujan antara 600-1 500 mm/tahun,
  • ketinggian optimum kurang dari 800 m dpl, dan
  • waktu tanam yang baik adalah awal atau akhir musim hujan.

Teknik Budidaya Kacang Panjang Secara Tepat

Teknik budidaya tanaman kacang panjang yang dapat diupayakan, diantaranya:

1. Persiapan Lahan

  • Besihkan lahan dari rumput liar, kemudian lahan dicangkul atau dibajak sedalam 30 cm hingga tanah menjadi gembur.
  • Siapkan parit keliling dan keringkan tanah selama 15-30 hari.
  • Setelah 30 hari, buat bedengan dengan ukuran 60x 30 cm dan jarak antar bedengan 30 cm.
  • Tambahkan pupuk kandang sebanyak 10-20 ton/ha pada bedengan seperti ukuran diatas. Dosis pupuk kandang 4-5 ton/ha dicampur merata dengan tanah sambil dibalikkan.

2. Persiapan benih

  • Mutu benih merupakan salah satu faktor penting yang sangat menentukan keberhasilan usaha tani kacang panjang. Beberapa karakteristik benih yang bermutu tinggi yaitu daya tumbuh tinggi, lebih dari 80 %, tidak tercampur dengan varietas lain atau tingkat kemurniannya tinggi antara 98-100 %, memilik kecepatan tumbuh yang baik, biji berwarna mengkilat, tidak keriput, bernas dan bebas dari gigitan serangga, tidak tercampur dengan kotoran, gulma atau biji tanaman lain, serta jumlah benih yang dibutuhkan per luas lahan sangat ditentukan
  • Rendam benih dalam air untuk menyeleksi benih yang akan ditanam.
  • Benih yang baik untuk ditanam adalah benih yang tenggelam, sedangkan benih yang mengambang tidak baik untuk ditanam.

3. Penanaman

  • Pada awal atau akhir musim hujan merupakan waktu yang sebaiknya digunakan untuk menanam kacang panjang.
  • Pada musim kemarau, penanaman kacang panjang dapat dilakukan dengan syarat kebutuhan air tercukupi.
  • Benih yang akan ditanam sebaiknya direndam dulu dalam air kira-kira 2-4 jam.
  • Setiap lubang tanam diisi dua butir benih kacang panjang, lalu ditutup dengan tanah tipis tanpa dipadatkan.
  • Umumnya, benih akan berkecambah setelah 5 hari benih ditanam.

4. Pemeliharaan

Terdiri dari beberapa tahap, diantaranya yaitu:

a. Penyulaman, Penyiraman, & Pemasangan Ajir

  • Penyulaman bertujuan untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau mati dan dilakukan 1 minggu setelah penanaman.
  • Penyiraman rutin dilakukan tiap pagi atau sore hari, dengan mengalirkan air melaluio saluran disekitar bedengan, dan dilakukan sampaih tanah cukup lembab.
  • Pemasangan Ajir bertujuan sebagai tempatnya merambat tanaman, biasanya dilakukan setelah tanaman mulai tumbuh dan tinggi mencapai 25 cm, ajir dipasang di sebelah tanaman.

b. Penyiangan, Pendangiran, & Pemangkasan

  • Penyiangan bertujuan untuk mengendalikan gulma, dilakukan secara manual dengan mencabuti rumput yang tumbuh.
  • Pendangiran bertujuan untuk menggemburkan tanah, yang biasanya dilakukan bersamaan dengan penyiangan.
  • Pemangkasan dilakukan ketika daun terlalu subur atau banyak cabang yang kurang produktif sehingga pertumbuhan generatif dari tanaman dapat berjalan dengan baik. Tahap ini dilakukan setelah tanaman berbunga yakni skitar umur tanaman 3-4 minggu.

c. Pemupukan & Pengendalian Hama

Pemupukan dilakukan untuk mencukupi kebutuhan zat-zat makanan yang diperlukan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Tahap ini dapat menggunakan pupuk dasar dan pupuk anorganik untuk pertumbuhan tanaman.

Pupuk anorganik diberikan sebanyak 2 kali yaitu pada saat umur 1 minggu dan 3 minggu setelah tanam. Jenis pupuk anorganik yang dapat digunakan yaitu TSP 200 kg/ha, KCl 100 kg/ha, dan urea 100 kg/ha.

Pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan cara tanam awal dan serempak, pergiliran tanaman dengan tanaman bukan kacang-kacangan, sanitasi lingkungan, penggunaan mulsa jerami, aplikasi musuh alami seperti parasitoid, predator, dan entomopatogen, serta aplikasi pestisida untuk hama dan fungsisida untuk penyakit.

Panen Kacang Panjang

Kacang panjang dapat dipanen setelah umur tanaman 50-60 hari tergantung pada varietas, musim dan tinggi rendahnya daerah penanaman. Beberapa ciri tanaman kacang panjang yang layak dipanen diantaranya yaitu polongnya terisi penuh, polong mudah dipatahkan, dan warna polong hijau merata sampai hijau keputihan.

Proses pemanenan dilakukan dengan cara dipetik yakni bagian pangkal polong diputar hingga plong terlepas seluruhnya. Panen kacang panjang dilakukan secara bertahap dengan selang waktu 3 hari dan dilakukan pada pagi hari.

Setelah proses panen, polong kacang panjang dikumpulkan di tempat penampungan untuk disortasi, kemudian polong kacang panjang diikat dengan bobot maksimal 1 kg dan selanjutnya kacang panjang siap dipasarkan. (img: lapak sayuran di pasar)

 

1. http://digilib.unila.ac.id/15315/15/BAB%20II.pdf
2. Asri Anto SP. Teknologi Budidaya Kacang Panjang. Penyuluh Pertanian BPTP Kalimantan Tengah. http://kalteng.litbang.pertanian.go.id/ind/images/data/teknologi-kacang-panjang-2013.pdf
3. https://sinta.unud.ac.id/uploads/dokumen_dir/960f5eb4581d4f420f3504acd817175b.pdf
66 Shares
 
Update Lainnya
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Solusi bisnis muncul berasal dari niat baik atau goodwill untuk memecahkan atau menyelesaikan suatu problematika, permasalahan yang dialami orang banyak.
12 hours ago
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Mengusung tema “Moving Forward to Serve The World”, Trade Expo Indonesia, TEI 2019 akan digelar pada 16—20 Oktober, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.
1 day ago
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Indonesia merupakan produsen palm oil terbesar di dunia. Sebagai komoditas unggulan selain kotribusi ekonomi kegunaan minyak sawit diantaranya sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, sabun dan lainnya...
2 days ago
Load more