Prinsip Dasar Bisnis yang Harus Ditaati oleh Pelaku Usaha Pemula dan Rintisan
KEWIRAUSAHAAN

Prinsip Dasar Bisnis yang Harus Ditaati oleh Pelaku Usaha Pemula dan Rintisan

Aruma Sistha
1 month ago
1031 views

Pertama kali yang harus dilakukan oleh usaha rintisan atau pelaku usaha rintisan adalah mempelajari banyak hal guna mengetahui seluk-beluk usaha, dari yang bersifat mikro sampai yang bersifat makro. Diantara berbagai keterampilan, keahian dan pengetahuan yang harus dikuasai oleh pelaku usaha rintisan atau pelaku usaha pemula, jangan lupa bahwa prisip dasar usaha merupakan hal yang penting untuk menjadi pegangan, menjaga asa kesuksesan.

Prinsip Dasar Usaha

Mengenai prinsip dasar usaha, pelajaran berharga atas itu dikemukakan oleh Mark Sowerby, seorang pelaku usaha kawakan asal Quensland Australia. Ia menyuarakan prinsip-prinsip dasar usaha yang merupakan kesimpulan dari pengalamannya, berkunjung ke ke 11 kota kecil di wilayah Quensland untuk mendorong masyarakat berwirausaha agar mampu menciptakan lapangan kerja mandiri.

3 Prinsip Dasar Usaha Menurut Sowerby

Berikut adalah 3 prinsip dasar menurut Sowerby yang harus dipegang teguh oleh pelaku usaha rintisan atau pemula:

1. Melakukan apa yang kita suka

Ini adalah motivasi dasar dalam membangun sebuah bisnis. Menurut Sowerby, apabila seorang pebisnis tidak suka dengan apa yang ia kerjakan atau jual, maka hal tersebut merupakan langkah awal menuju kegagalan. Karena, ketika memutuskan untuk berwirausaha, pada saat itu pula juga pilihan cara menjalani hidup telah ditetapkan dan pelaku wirausaha akan terus beraktualisasi dengan kehidupan bisnis tersebut kedepannya.

2. Melakukan yang terbaik

Sebuah usaha tidak bisa dijalankan setengah-setengah. Untuk menjalankan sebuah bisnis, bukan terbatas pada harus mengenali, mempelajari, memahami dan menguasai bisnis, tetapi juga harus mengusahakan dan mengerjakan semua hal semaksimal mungkin.

Pelaku wirausaha juga harus selalu sadar untuk terus mengasah kemampuan di bidang bisnis yang telah kita pilih. Pelaku wirausaha harus menjadi ahli dalam menjalankan bisnisnya sendiri agar dapat memberikan produk dan pelayanan terbaik bagi konsumen.

Jika konsumen merasa puas dengan produk dan pelayanan yang kita berikan, tentunya dengan senang hati mereka akan kembali kepada kita dan bahkan merekomendasikan produk dan layanan kita kepada jaringannya.

3. Mengatur pengeluaran dengan cerdas

Biasanya, pebisnis pemula yang memiliki cukup banyak modal akan cenderung menghabiskan uangnya untuk membelanjakan hal yang seolah-olah penting untuk menunjang operasional bisnisnya namun sebenarnya tidak membawa manfaat bagi tujuan awal bisnis.

Aliran uang merupakan darah bagi sebuah bisnis, dan di awal bisnis aliran tersebut masih belum lancar meskipun jumlahnya tampak banyak. Untuk itu, pengaturan keuangan di awal pembentukan bisnis haruslah diperhatikan dengan serius dan ketat agar usaha tidak mati kehabisan darah sebelum mencapai kesuksesan yang diimpikan.

Menjalankan 

"Menjalankan apa yang kita suka" bersifat kedalam, dorongan yang tidak mempunyai motif tertentu selain rasa senang dan bahagia. Dalam kehidupan wirausaha yang dinamis dan penuh ketidakpastian jika pelaku usaha berpegang pada prinsip selain itu maka ia akan mudah lelah, bimbang dan akhirnya kalah ditengah jalan.

"Melakukan yang terbaik" bersifat keluar, artinya apa yang dilakukan dan dikerjakan merupakan yang terbaik yang kita usahakan bagi orang lain. Reward dari hal itu bagi pelaku usaha adalah loyalitas konsumen.

Prinsip dasar usaha yang tidak kalah penting, berkaitan dengan manajemen keuangan yang intinya bagi pelaku wirausaha pemula atau rintisan hindari pengeluaran yang tidak perlu, dan fokus pada pengeluaran yang berdampak langsung pada usahanya.

66 Shares
 
Update Lainnya
Apakah Tumbuhan Mempunyai Kecerdasan?
Apakah Tumbuhan Mempunyai Kecerdasan?
Berbagai kajian dan penelitian terbaru menunjukan tumbuhan mempunyai kesadaran, bahkan kecerdasan, walau berbeda dengan organisme lainnya, seperti kelompok binatang.
3 days ago
5 Teknologi Untuk Mengatasi Ketersediaan & Pemanfaatan Air yang Efektif & Efisien
5 Teknologi Untuk Mengatasi Ketersediaan & Pemanfaatan Air yang Efektif & Efisien
Sebagai sumber daya vital, keberadaan dan ketersediaan air, dalam pengelolaannya dikembangkan berbagai teknologi, seperti teknologi hujan buatan, fog harvesting, irigasi pintar, dan ASRG.
5 days ago
Masa Depan Pertanian Indonesia Dalam Acara Smart & Digital Farming Conference 2019
Masa Depan Pertanian Indonesia Dalam Acara Smart & Digital Farming Conference 2019
"Smart & Digitalization Farming Conference Indonesia 2019" erhasil menyajikan gambaran dan pemahaman yang jelas menyangkut penerapan teknologi pertanian berbasis digital.
2 weeks ago
Load more