Potensi Bisnis, Budidaya dan Manfaat 'King of Fruits' atau Durian
BUDIDAYA

Potensi Bisnis, Budidaya dan Manfaat 'King of Fruits' atau Durian

RuthMW
1 month ago
258 views

Durian (Durio zibethinus) menjadi salah satu buah yang paling disukai oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Durian, King of Fruits

Buah tanaman tropis yang berasal dari Asia Tenggara ini juga dijuluki "King of Fruits", raja dari segala buah. Ciri khas Durian berkulit keras dan berlekuk-lekuk tajam, menyerupai duri. Durian juga dikenal buah yang kontroversial, meski banyak yang menyukainya, tapi sebagian yang lain tidak menyukai aromanya

Sebagai tanaman asli Asia Tenggara, durian banyak ditemukan di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Tanaman durian memiliki beragam varietas atau jenis. Pusat keragaman generatif tanaman ini di Indonesia yakni di Kalimantan (27 spesies) dan Sumatera (11 spesies), serta durian liar yang telah dikenal dan dimanfaatkan sebanyak 13 spesies.

Jenis tanaman durian yang yang dibudidayakan dan terkenal saat ini adalah jenis yang berasal dari spesies Durio zibethinus. Saat ini dikenal ada 103 kultivar lokal dan 27 diantaranya telah dilepas menjadi varietas.

Buah Fancy, Bernilai Ekonomi Tinggi

Tanaman durian menjadi salah satu jenis tanaman yang cukup diminati untuk dibudidayakan. Secara ekonomi prospek durian cukup bagus, pemasaran buah durian dari tahun ke tahun selalu meningkat. Buah yang tergolong kategori fancy ini, sering dijadikan tantangan untuk memakannya, sehingga ambat-laun disukasi masyarakat luar negeri.

Bagi yang fanatik durian, buah ini selalu dicari karena rasanya yang lezat, manis, dan harum. Warna daging dari putih sampai kekuningan buah durian mengandung protein nabati, kalori, vitamin, lemak dan protein yang cukup tinggi. Batang dari tanaman durian juga dapat digunakan untuk bahan bangunan, kayu bakar dan lain-lain.

Dengan potensi ekonominya yang tinggi, sifat facny-nya, dan potensi kecocokan dan ketersediaan lahan, durian merupakan peluang agrobisnis, khususnya untuk pasar ekspor.

Budidaya Tanaman Durian

Namun, usaha budidaya durian secara profesional dan komersil masih menjadi tantangan di Indonesia. Kendala-kendala yang mencakup pembibitan, produksi, pemasaran hingga pengolahan hasil masih harus dilewati atau dipecahkan.

Khusus untuk pembibitan, bibit yang baik dan bermutu dari varietas unggul merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan usahatani durian selain juga penentuan lokasi yang cocok dan kultivar yang mampu hidup di tempat atau daerah penanaman.

Pemilihan Lokasi Penanaman Durian

Dalam pemilihan lokasi untuk keberhasilakn budidaya tanaman durian, hal-hal ynag perlu diperhatikan, diantaranya:

1. Iklim

Durian dapat tumbuh baik pada daerah tropika basah dan curah hujan yang ideal, lebih dari 2000 mm per tahun serta tersebar merata sepanjang tahun. Tanaman durian memerlukan lama bulan basah sekitar 9-10 bulan per tahun. Musim kering lebih dari 3 bulan akan menyebabkan terganggunya pematangan buah durian.

2. Ketinggian tempat

Ketinggian yang ideal untuk tanaman durian sekitar 100-500 m dari permukaan air laut, dimana ketika ditanam di tempat yang lebih tinggi akan terjadi penurunan kualitas.

3. Kondisi tanah

Tanaman durian tumbuh baik pada tanah dengan pH netral dan dengan drainase baik. Selain itu, diketahui bahwa akar durian peka terhadap rendaman air.

Teknis Budidaya Tanaman Durian

Berikut hal teknis yang perku diperhatikan dalam budidaya tanaman durian:

1. Perbanyakan tanaman

Secara generatif (dengan biji) atau dengan cara vegetatif. Jika diperbanyak dengan biji, keunggulan sifat induk tidak dapat dipertahankan sedangkan bila diperbanyak dengan cara vegetatif keunggulan sifat induk dapat dipertahankan.

2. Pengolahan tanah

  • Dilakukan menjelang atau sebelum musim hujan.
  • Tanah dibersihkan dari rerumputnan, dibajak, dicangkul dan batang serta kayu yang ada disekitarnya dikumpulkan.
  • Membuat parit-parit drainase di sekitar kebun yang bertujuan untuk menghindari drainase kurang baik.

3. Penanaman di lapangan

  • Siapkan lubang tanam 2-4 minggu sebelum tanam.
  • Untuk pertanaman durian, idealnya memerlukan jarak tanah 10-12 m x 10-12 m.
  • Lubang tanam digali dengan ukuran 80 x 80 x 70 cm atau 70 x 70 x 60 cm.
  • Tanah galian lapisan atas lebih kurang 20 cm ditempatkan di sisi lubang secara terpisah dari lapisan bawah, lalu dicampur pupuk kandang sekitar 30 kg/lubang dan dibiarkan 2-3 minggu.
  • Bibit diletakkan di tempat lubang tanam sejajar dengan permukaan tanah dan keranjang di buka berhati-hati.
  • Lubang tanam ditutup dengan tanah lapisan atas dan lapisan bawah kemudian dipadatkan dan diratakan.
  • Penanaman dilakukan pada awal muism hujan, pada waktu penanaman bibit sebaiknya diberi naungan untuk menghindari sengatan matahari, guyuran hujan yang lebat juga untuk melindungi tanaman muda dari terjangan angin kencang.
  • Tanah di sekitar tanaman sebaiknya ditutupi dengan jerami kering agar kelembaban tanah tetap stabil.

Setelah tanaman berhasil tumbuh dalam proses budidaya, tanaman tersebut perlu untuk dipelihara. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pemeliharaan pertanaman durian yaitu: 

4. Penyiraman

  • Pada awal pertumbuhan penyiraman dilakukan setiap hari tergantung cuaca.
  • Saat musim kemarau, penyiraman dilakukan 1-3 kali seminggu, terutama ketika tanaman sudah mulai berbuah.

5. Penyiangan

Dilakukan ketika tanaman sudah ditumbuhi rerumputan di sekitar batang tanaman.

6. Pemupukan & Penanganan Hama

  • Pada umur 1 tahun diberi 500 g NPK. Jumlah pupuk meningkat setiap tahun, 1 kg NPK pada umur 2 tahun, 1.5 kg NPK pada umur 3 tahun, 2 kg NPK pada umur 4 tahun.
  • Pupuk ditempatkan dalam selokan melingkari tanaman dengan kedalaman 10-15 cm.
  • Lingkaran berubah mengikuti pertumbuhan tanaman dan tajun pohon.
  • Pupuk ditabur merata ke selokan dan ditutup kembali dengan tanah.
  • Pengendalian hama dan penyakit.
  • Hama seperti penggerek buah, penggerek batang dan perusak daun dikendalikan dengan menggunaan Sumithion 50 cc atau Thodan 35 EC dengan dosis 2 cc/liter air.

7. Pemeliharaan Proses Berbuah

Pemeliharaan yang baik akan mendukung proses panen. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat proses panen yaitu:

1. Berbunga.

  • Bunga pertama muncul pada usia tanaman diatas 8 tahun.
  • Musim berbunga jatuh pada musim kemarau, sekitar bulan Juni-September.

2. Berbuah.

  • Buah sudah matang ketika 4-5 bulan setelah berbunga
  • Buah yang matang akan jatuh sendiri.
  • Buah yang dipetik lansung, dianginkan 1-2 hari, kemudian diperam.

Berbagai Manfaat Tanaman Durian

Menariknya budidaya tanaman durian, selain hasil pokok berupa buah yang bernilai ekonomi tinggi, juga memberi manfaat dan hasil hutan ikutan, diantaranya: 

  • Batang durian yang dapat digunakan untuk bahan bangunan atau perkakas rumah tangga. Kayu durian juga dapat diolah menjadi kayu lapis olahan dan mudah dibubut serta dibentuk menjadi perkakas rumah tangga.
  • Biji durian (Jawa: Pongge) berpotensi sebagai alternatif pengganti bahan makanan karena memiliki kandungan pati yang cukup tinggi.
  • Kulit durian dapat dipakai sebagai bahan abu gosok yang bagus, yang juga dapat digunakan untuk campuran media tanaman di dalam pot, baik tanaman indoor maupun jenis tanaman bunga-bungaan.
  • Tanaman durian dapat dimanfaatkan sebagai pencegah erosi di lahan-lahan miring. Sisa tanaman dapat tertahan oleh batang-batang durian sehingga dapat menyuburkan tanah.
img: Bibit durian. GenAgraris.ID

Wijayatoi N. Budidaya durian (Durio zibethinus). Kerjasama IPB, Kemenhut, dan ITTO.

Majid FTA. 2010.  PEMBUDIDAYAAN DURIAN DI KEBUN BENIH HORTIKULTURA
RANUKITRI PENDEM MOJOGEDANG. Tugas Akhir. Universitas Sebelas Maret.

Jumali. Pedoman Budidaya Tanaman Durian. Penyuluh Kehutanan Kab Sleman.

66 Shares
 
Update Lainnya
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Solusi bisnis muncul berasal dari niat baik atau goodwill untuk memecahkan atau menyelesaikan suatu problematika, permasalahan yang dialami orang banyak.
12 hours ago
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Mengusung tema “Moving Forward to Serve The World”, Trade Expo Indonesia, TEI 2019 akan digelar pada 16—20 Oktober, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.
1 day ago
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Indonesia merupakan produsen palm oil terbesar di dunia. Sebagai komoditas unggulan selain kotribusi ekonomi kegunaan minyak sawit diantaranya sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, sabun dan lainnya...
2 days ago
Load more