Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
MANAJEMEN

Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis

3 weeks ago
115 views

Bisnis atau usaha merujuk pada arti katanya merupakan kegiatan usaha komersil. Sebagai kata kerja, bisnis merujuk pada kegiatan yang dilakukan oleh entitas, baik perorangan maupun dalam wadah organisasi, PT, koperasi, kelompok usaha dan lainnya.

Memahami Solusi Bisnis

Solusi bisnis merupakan salah satu syarat adanya sebuah bisnis. Solusi, pemecahan/penyelesaian atau jalan keluar atas sebuah problematika merupakan syarat keberadaan sebuah bisnis atau usaha. Solusi bisnis merupakan ide dasar dari sebuah bisnis. Tepatnya, solusi bisnis merupakan penjabaran ide pemecahan atau penyelesaian permasalahan atau problematika secara konkrit dan jelas sebagai sebuah kegiatan komersil yang dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Solusi bisnis muncul berasal dari niat baik atau goodwill untuk memecahkan atau menyelesaikan suatu problematika, permasalahan yang dialami orang banyak. Atas dasar niat baik itu selanjutnya tercetus ide atau gagasan pemecahan atau jalan keluar untuk sebuah permasalahan. Selanjutnya, ide atau gagasan pemecahan masalah atas problematika yang terjadi itu dirumuskan atau diformulasikan agar berlaku komersil dan berkesinambungan.

Bias Subyektif dan Bias Obyektif Ketika Merumuskan Solusi Bisnis

Merumuskan atau memformulasikan ide pemecahan masalah atau problematika menjadi solusi bisnis tidaklah mudah. Ketika merumuskan solusi bisnis kendala yang dihadapi diantaranya, kemungkinan terajdinya bias subyektif dan bias obyektif. 

Bias subyektif merupakan ketidaktepatan perumusan solusi bisnis yang diakibatkan oleh pengaruh subyek. Faktor subyek ini faktor utamanya adalah aspek psikologi, seperti pengaruh emosional, over confidence dan lainnya. 

Bias obyektif merupakan ketidaktepatan perumusan solusi bisnis yang diakibatkan oleh pengaruh obyek. Faktor obyek itu misalnya permasalahan yang berlapis, atau sebuah solusi dapat dijalankan jika ada faktor lain diluar lingkup permasalahan.

Dalam praktik, mungkin tidak ada solusi bisnis yang sempurna, karena ketika mengimplementasikan rumusan atau formulasi solusi bisnis sebagai sebuah konsep bisnis hampir dipastikan dalam kenyataannya mengalami penyesuaian. Dari situlah diperlukan iterasi atau pengujian dan perbaikan lapangan untuk dapat menemukan titik paling ideal.

Walau demikian, perumusan atau memformulasikan solusi bisnis yang tepat dan cermat tetap penting. Itu karena merubah konsep solusi bisnis di tengah jalan berarti mengulangi dari awal apa yang sudah dikerjakan.

Pertanyaan-pertanyaan Untuk Merumuskan atau Memformukasikan Solusi Bisnis

Untuk mengurangi risiko itu, dalam perumusan solusi bisnis dibutuhkan penggalian yang tepat dan mendalam atas sebuah permasalahan, dan dibutuhkan pengujian konseptual atas sebuah pemecahan masalah yang dirancang.

Untuk melakukan itu, dapat diajukan pertanyaan-pertanyaan terkait permasalahan dan pemecahannya. Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang dapat diajukan untuk merumuskan solusi bisnis.

1. Solusi atas apa?

Ini merupakan pertanyaan untuk mendalami problematika atau permasalahan yang terjadi. Pertanyaan “solusi atas apa?” me-refer pada problematika atau permasalahan. Untuk memperdalam lagi pemahaman dan pengetahuan atas sebuah permasalahan atau problematika yang terjadi dapat diajukan lagi pertanyaan:

  • Apa inti dari permasalaha atas problematika yang terjadi?
  • Permasalahan atas problematika yang terjadi pada saat atau waktu kapan?
  • Permasalahan atas problematika dimana dan mempunyai lingkup sejauh mana, ?

2. Solusi untuk siapa?

Ini merupakan pertanyaan untuk mendalami siapa yang menghadapi masalah atau problematika. Untuk memperoleh gambaran detil “siapa”-nya pertanyaan itu dapat diturunkan lagi, seperti:

  • Siapa itu behavior-nya seperti apa?
  • Siapa itu daya belinya sejauh mana?
  • Siapa itu ketika ditawari solusi baru kemungkinan-kemungkinannya seperti apa?

3. Bagaimana cara kerjanya?

Setelah merumuskan apa, siapa, lalu merumuskan bagaimana cara kerja solusi dijalankan secara komersil dan berkelanjutan. Untuk menjawab bagaimana cara kerja solusi dijalankan tentunya harus berdasarkan jawaban-jawaban apa dan siapa yang diperoleh sebelumnya.

Dari itu baru diperoleh mekanisme kerja solusi yang dihadirkan, bagaimana transaksinya, bagaimana melayaninya, dan lainnya.

Solusi Bisnis, Antara Dijabarkan dan Langsung Dijalankan

Dari tiga pertanyaan itu, ujungnya adalah “mengapa orang mau menggunakan solusi itu?” Jawaban atas pertanyaan ini dapat disimulasikan sesuai dengan konsep solusi yang sudah dirumuskan. Tapi, walau konsep solusi bisnis itu sudah berjalan jawaban atas pertanyaan “mengapa?” pada saat implementasi akan selalu berkembang, yang selanjutnya melahirkan konsep improvement.

Setiap bisnis pasti berlandaskan pada konsep dasar yaitu solusi bisnis. Hanya, dalam perumusanya ada yang tertulis, dan banyak juga pelaku usaha yang mempunyai kemampuan kognitif dengan tidak perlu menjabarkannya secara tertulis tetapi langsung dijalani, atau diimplementasikan.

66 Shares
 
Update Lainnya
Apakah Tumbuhan Mempunyai Kecerdasan?
Apakah Tumbuhan Mempunyai Kecerdasan?
Berbagai kajian dan penelitian terbaru menunjukan tumbuhan mempunyai kesadaran, bahkan kecerdasan, walau berbeda dengan organisme lainnya, seperti kelompok binatang.
3 days ago
5 Teknologi Untuk Mengatasi Ketersediaan & Pemanfaatan Air yang Efektif & Efisien
5 Teknologi Untuk Mengatasi Ketersediaan & Pemanfaatan Air yang Efektif & Efisien
Sebagai sumber daya vital, keberadaan dan ketersediaan air, dalam pengelolaannya dikembangkan berbagai teknologi, seperti teknologi hujan buatan, fog harvesting, irigasi pintar, dan ASRG.
5 days ago
Masa Depan Pertanian Indonesia Dalam Acara Smart & Digital Farming Conference 2019
Masa Depan Pertanian Indonesia Dalam Acara Smart & Digital Farming Conference 2019
"Smart & Digitalization Farming Conference Indonesia 2019" erhasil menyajikan gambaran dan pemahaman yang jelas menyangkut penerapan teknologi pertanian berbasis digital.
2 weeks ago
Load more