Mempertahankan Eksistensi Usaha Warung Kelontong Ditengah Persaingan Global
KEWIRAUSAHAAN

Mempertahankan Eksistensi Usaha Warung Kelontong Ditengah Persaingan Global

2 weeks ago
596 views

Warung  kelontong merupakan usaha yang dianggap umum dan tidak jarang dianggap "enteng". Saat ini persaingan warung kelontong sangatlah ketat. Warung kelontong dihadapkan pada persaingan dengan minimarkert modern dan rietailer besar lainnya sudah merajalela di setiap lokasi yang strategis. Belum lagi dengan antar sesama pesaing warung kelontong.

The Power of Warung Kelontong

Tapi jangan salah, banyak pengusaha sukses awal usahanya dari warung kelontong. Itu dengan catatan dikeloa da ditekuni dengan sungguh-sungguh.

Untuk membuka waung kelontong itu mudah. Setiap pelaku yang baru membuka warung kelontong pasti berkeinginan agar warung kelontong tersebut memliki omset yang banyak dan bertahan. Tentunya dengan harapan cepat berkembang.

Namun itu tidak bisa dilakukan dengan satu malam. Diperlukan strategi pemasaran untuk memajukan warung kelontong. Intinya tidak boleh terkungkung nama "waring kelontong". Sebagai pengusaha apapun itu yang digelutinya harus sungguh-sungguh dan berfikir "out of the box".

Dasar-dasar Pengelolaan 

Tetapi sebelum itu, perlu diketahui dulu dasar-dasar pengelolaan praktis warung kelontong, sebagai berikut:

  • Variasi Produk. Untuk menuju omset yang banyak maka produk yang dijual harus lah bervariasi, paling tidak jika toko kelontong baru,  memiliki produk yang lengkap untuk dijual dan akan lebih bagus memiliki produk  yang belum ada di para pesaing. 
  • Harga Produk. Konsumen membeli bukan hanya berdasarkan produk semata tetapi perilaku konsumen cenderung ingin membeli dengan harga yang murah. Oleh sebab itu untuk menentukan harga produk haruslah cermat, harga murah bukan berarti menurunkan kualitas produk.
  • Pelayanan. Selanjutnya hal yang harus diperhatikan yaitu kepuasan konsumen dengan tujuan agar konsumen mau balik kembali ke untuk membeli. Artinya, pelayanannya haruslah ramah, bersahabat, tidak boleh membeda-bedakan konsumen dan mampu menjalin relasi dengan pembeli atau pelanggan.
  • Pencatatan. Tidak kalah penting untuk membuat pembukuan. Pembukuan warung kelontong intinya pencatatan barang masuk, barang keluar, pendapatan, dan biaya untuk menghitung HPP (harga pokok pembelian). Yang tidak kalah penting buat catatan produk yang belum ada yang diminta konsumen.

Strategi Bertahan 

Tahap selanjutnya mungkin memikirkan bagaimana warung kelontong tersebut dapat bertahan lama dengan segala persaingan yang ketat:

  • Promosi. Kebanyakan warung kelontong menyediakan produk kebutuhan pokok atau sembako dan otomatis sebagian besar konsumen adalah ibu rumah tangga. Untuk menarik konsumen ibu-ibu tersebut bisa dibuat promosi kecil-kecilan dengan menyediakan hadiah, token lisrik atau pulsa sebesar 10rb.
  • Layanan Antar Cepat. Adanya layanan mengantarkan produk yang dibeli kerumah konsumen dengan cepat, contohnya produk seperti air galon, walaupun jarak rumah konsumen dari warung tidak jauh , biasanya konsumen meminta untuk diantar dengan cepat kerumahnya.
  • Tempat Nongrong. Sediakan tempat diwarung kelontong untuk konsumen nongkrong atau sekedar diskusi yang nyaman, paling tidak ada fasiltas televisi dan wifi.
  • Warung Unik. Buat desain warung bisa sedikit berbeda, mungkin dinding warungnya bisa dilukis dengan gambar 3D yang menarik, dengan harapan konsumen sudah tertarik menuju warung karena gambar 3D tersebut.
img feature: Ilustrasi. Produk UMKM di saah stau pameran di Jakarta. GenAgraris.ID
66 Shares
 
Update Lainnya
Teknik Budidaya Kacang Panjang Secara Tepat dan Efektif Untuk Meningkatkan Produktivitas
Teknik Budidaya Kacang Panjang Secara Tepat dan Efektif Untuk Meningkatkan Produktivitas
Kacang panjang merupakan salah satu tanaman perdu semusim yang mengandung protein (17,30 %), lemak (1,50%), karbohidrat (70%), vitamin A, B, C, dan mineral.
1 day ago
Potensi dan Tantangan Pengembangan Budidaya Persuteraan di Indonesia
Potensi dan Tantangan Pengembangan Budidaya Persuteraan di Indonesia
Ekspor komoditas dari ulat sutra dapat berupa kokon, benang dan barang jadi.
1 day ago
7 Teknologi yang Berpengaruh Terhadap Perkembangan Agribisnis Di Indonesia
7 Teknologi yang Berpengaruh Terhadap Perkembangan Agribisnis Di Indonesia
Nanoteknologi, 3D Printed Food, Indraja, Bioteknologi dan lainnya merupakan teknologi yang berpengaruh terhadap arah pola-pola pengembangan usaha agribisnis dan kompetensi usaha agribisnis.
5 days ago
Load more