Manajemen Perusahaan, Meraih Pencapaian Maksimal dengan Konsep HARD
MANAJEMEN

Manajemen Perusahaan, Meraih Pencapaian Maksimal dengan Konsep HARD

Aruma Sistha
1 month ago
308 views

Selain konsep SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic dan Timely) terdapat juga konsep HARD Goals yang meyakini bahwa hal yang terlalu spesifik serta mudah diprediksi pencapaiannya tidak akan membuat seseorang berjuang keras hingga melampaui batas dalam mencapai tujuanya.

HARD

Menurut seorang pakar manajemen Mark Murphy, untuk mencapai lebih, kita bisa menerapkan konsep HARD dalam sasaran kita, yaitu Heartfelt, Animated, Required dan Difficult.

1. Heartfelt (sepenuh hati)

Ketika kita menginginkan sesuatu dengan sangat, tentunya kitapun akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkannya dan “sepenuh hati” merupakan hal pertama dalam konsep HARD Goals. Keinginan yang kuat akan menciptakan motivasi yang kuat pula. Motivasi yang kuat untuk mencapai sasaran inilah yang akan mendorong kita untuk terus berjuang tak kenal lelah menuju apa yang ingin kita raih meskipun nampak tidak realistis bagi orang lain.

2. Animated (terasa nyata)

Menurut konsep HARD Goals, sasaran yang ingin kita capai seharusnya terasa nyata dalam otak kita bahkan mampu membuat kita bergidik karena sensasi rasa yang bercampur aduk. Ketika kita membayangkan bahwa kita tidak mampu meraihnya, maka seolah-olah kita merasa kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup kita.

Imajinasi sangat berperan penting dalam HARD Goals, dengan imajinasi yang sama pula kita pun dapat membayangkan strategi yang harus dilakukan untuk mencapai sebuah mimpi.

3. Required (mewajibkan)

Menunda adalah pembunuh utama dalam proses mewujudkan mimpi, maka dengan menganggap segala langkah yang kita lakukan untuk mencapai sasaran adalah sebuah keharusan bukan sebuah pilihan, membuatnya WAJIB hingga kita tidak dapat mengabaikannya. Komitmen serta konsistensi yang kuat sangat dibutuhkan dalam HARD Goals. Dengan keyakinan serta imajinasi yang kuat, kita dapat pula membayangkan apa yang akan kita dapat apabila kita telah mencapai mimpi kita. Seharusnya hal itu dapat menambah semangat kita untuk terus mengejar sasaran kita.

4. Difficult (Sulit)

Ketika berbicara mengenai kesulitan, maka akan ada hal yang dilematis disini. Kita ingin mencapai sasaran yang sulit agar dapat merasakan kepuasan yang luar biasa ketika berhasil meraihnya, tetapi disisi lain, apabila sasaran yang kita tetapkan terlalu sulit bisa jadi kita akan segera menyerah sebelum mencobanya.

Sasaran yang sulit bukan berarti sasaran yang jauh melampaui kemampuan kita sehingga mustahil dicapai. Lebih baik kita mengingat kembali sasaran-sasaran sulit yang telah kita capai, jika kini hal itu terasa sangat mudah, tetapkan sasaran dengan tingkat kesulitan lebih tinggi ketimbang sasaran tersulit kita. Cukup menantang bukan?

Sumber :
Mark Murphy. HARD Goals: The Secret of Getting From Where You Are to Where You Want to Be. 2010
img feature: genagraris.id
66 Shares
 
Update Lainnya
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Solusi bisnis muncul berasal dari niat baik atau goodwill untuk memecahkan atau menyelesaikan suatu problematika, permasalahan yang dialami orang banyak.
12 hours ago
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Mengusung tema “Moving Forward to Serve The World”, Trade Expo Indonesia, TEI 2019 akan digelar pada 16—20 Oktober, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.
1 day ago
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Indonesia merupakan produsen palm oil terbesar di dunia. Sebagai komoditas unggulan selain kotribusi ekonomi kegunaan minyak sawit diantaranya sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, sabun dan lainnya...
2 days ago
Load more