Ide Bisnis, Mewujudkan Imajinasi Awam Menjadi Sebuah Produk
KEWIRAUSAHAAN

Ide Bisnis, Mewujudkan Imajinasi Awam Menjadi Sebuah Produk

3 weeks ago
399 views

Ide bisnis yang baik adalah ide bisnis yang berangkat dari konsumen, bukan sekedar mewakili minat dan memenuhi kepuasan personal. Kesuksesan ide bisnis bergantung pada realisasi ide bisnis yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Memahami Imajinasi Masyarakat Umum/Konsumen

Tidak mudah memahami konsumen. Mengetahui secara tepat dan merepresentasikan kedalam bentuk nyata tidak semudah pernyataan “give the customer what they want”. Seperti yang diungkapkan oleh Steve Jobs, itu bukan pendekatannya. Pada suatu kesempatan Steve Jobs pernah mencontohkan bahwa jika saja pembuat mobil pertama, Henry Ford bertanya pada konsumen apa yang dia inginkan, konsumen pasti akan menjawab kuda tercepat.

Tentu saja, kala itu orang awam belum terbayang alat transportasi darat yang cepat selain kuda. Walaupun kebutuhan akan transportasi cepat, mudah dan efektif sebenarnya sudah diidamkan oleh masyarakat, hanya Henry Ford yang bisa mendeskripsikan secara riil, dan mampu mewujudkan itu sebagai sebuah mobil, moda transportasi baru di jaman itu.

Mewujudkan Imajinasi Masyarakat Umum/Konsumen

People don't know what they want until you show it to them.” Mengenai contoh diatas, Steve Jobs menyambung dengan kalimat itu. Perlu dicatat, Steve Jobs merupakan pendiri Apple. Ia juga sekaligus CEO legendaris yang mengentaskan Apple dari titik nadir keterpurukan menjadi perusahaan paling inovatif dengan harga saham yang melecit tajam.

Setelah sempat ditinggalkan, sekembalinya steve Jobs, iPod, iPhone, iMac, MacBook dan sederet inovasi porduk Apple lainnya menjadi produk yang paling diminati dan diidamkan oleh masyarakat. Atas keberhasilan itu, seperti yang diuratakan Steve Jobs, kuncinya adalah bukan sekedar bergantung pada riset pasar, tetapi memahami lebih dalam, membaca apa yang belum ada dihalaman.

Abaikan Dulu Kesimpulan Pada Riset Pasar

Jika mengacu pada itu, ide bisnis, baik inovasi berupa produk atau layanan yang merupakan peluang dari celah pasar harus sesuai dengan segmen pasarnya. Masalahnya, melihat secara mendalam dan memformulasikan celah peluang bukan hal yang mudah. Bisa jadi, celah peluangnya tepat tetapi nilai yang ditawarkan tidak sesuai dengan kebutuhan atau keinginan konsumen. 

Untuk itu, untuk membaca hasil riset pasar secara mendalam, pertama abaikan dulu kesimpulannya, dan jangan terburu-buru membuat kesimpulan. Padukan data riset pasar dengan data lainnya yang berhubungan atau dengan realitas lapangan. Representasikan data riset pasar dalam bentuk nilai-nilai, deskripsikan nilai itu, lalu konseptualisasikan nilai itu menjadi ide bisnis.

Itu sederhananya, lebih detail dapat mengikuti kaidah atau prosedur metode pengembangan produk yang baku. Tetapi itu juga tidak wajib. Ada hal lain yang tidak bisa diabaikan dalam keberhasilan ide bisnis, yaitu kemampuan kognitif dalam melihat, merepresentasikan permasalahan sosial dan memformulasikannya menjadi peluang bisnis. 

Pengaruh Kemampuan Kognitif

Kemampuan kognitif ini biasa dimiliki oleh seorang wirausaha. Dan, memang sudah menjadi tugas utama seorang wirausaha untuk terus mencari peluang baru dan mengembangkan nilai baru sebagai bentuk pengabdian atau layanan kepada konsumen atau kepada masyarakat.

img feature: GenAgraris.ID
https://www.entrepreneur.com/article/329794
https://www.forbes.com/sites/chunkamui/2011/10/17/five-dangerous-lessons-to-learn-from-steve-jobs/#1bde995e3a95
https://www.goodreads.com/quotes/988332-some-people-say-give-the-customers-what-they-want-but
66 Shares
 
Update Lainnya
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Solusi bisnis muncul berasal dari niat baik atau goodwill untuk memecahkan atau menyelesaikan suatu problematika, permasalahan yang dialami orang banyak.
12 hours ago
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Mengusung tema “Moving Forward to Serve The World”, Trade Expo Indonesia, TEI 2019 akan digelar pada 16—20 Oktober, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.
1 day ago
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Indonesia merupakan produsen palm oil terbesar di dunia. Sebagai komoditas unggulan selain kotribusi ekonomi kegunaan minyak sawit diantaranya sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, sabun dan lainnya...
2 days ago
Load more