Empat Pertanyaan Untuk Mengidentifikasi Ide Bisnis yang Layak Ditindaklanjuti
MANAJEMEN

Empat Pertanyaan Untuk Mengidentifikasi Ide Bisnis yang Layak Ditindaklanjuti

1 month ago
3292 views

Memulai Usaha

Sebuah hal yang wajar, muncul keraguan ketika akan memulai usaha. Saat itu, biasanya berbagai pertanyaan tentang masa depan usaha muncul. Pertanyaa-pertanyaan itu merupakan kesadaran kewaspadaan, tetapi jangan juga menjadi ketakutan yang berlebihan. Sebab, peran pelaku usaha dalam keberhasilan sebuah usaha sangatlah sedikit, selebihnya yang paling berperan besar adalah kondisi dan keadaan yang mendukung dan faktor dorongan atau daya yang menuntun pengambilan keputusan pada tindakkan yang tepat.

Sebelum memulai usaha, pertanyaan-pertanyaan seputar bagaimana usaha tersebut dijalankan nantinya tetap penting, utamanya untuk memetakan dan mempersiapkan pengelolaan usaha ketika sudah berjalan. Supaya efektif, usaha segera dimulai, minimalisir pertanyaan yang tidak perlu, pilah pertanyaan yang sesuai dengan acuan kerangka business plan atau akan lebih baik lagi jika dituangkan kedalam business plan.

Identifikasi Ide Usaha

Sebelum business plan yang menyatakan keseriusan dan kemantapan pelaku usaha, asal-muasal usaha tentunya berangkat dari ide. Ide usaha juga harus di screening apakah ide itu layak ditindak lanjuti atau tidak.  Berikut pertanyaan-pertanyaan untuk mengidentifikasi layak tidaknya ide usaha untuk ditindaklanjuti.

1. Apakah ide usaha itu menyangkut regulasi yang ketat?

Apablila ide usaha itu menyangkut dengan usaha yang regulasinya ketat, harus mengurus perijinan yang banyak dan panjang, sertifikasi, dan uji lab atau sejenisnya yang membutuhkan waktu dan biaya besar, walaupun tidak baku tentunya ide usaha itu mengarah ke tidak layak untuk ditindaklanjuti.

Tolak ukur identifikasi ide usaha yang layak untuk ditindaklanjuti diantaranya, sederhana, mudah dijalankan tetapi bermanfaat besar, dan tidak menyangkut regulasi usaha yang ketat. 

2. Apakah ide usaha itu sudah dijalankan sebelumnya?

Jika ide usaha itu belum ada yang menjalankan, harus ditindaklanjuti dengan pertanyaan 'Mengapa?', dan konsekwensi yang pasti adalah nantinya harus siap mengedukasi pasar, yang membutuhkan usaha dan biaya yang besar.

Usaha yang sudah dijalankan sebelumnya menunjukan pasar. Dari situ dapat dipertajam dengan menganalisa lebih jauh peluang dan potensi, positioning, apa yang menjadi pembeda, dan sebagainya.

3. Apakah ide usaha itu membutukan biaya yang besar didepan?

Langkah pertama itu sangat penting, tetapi langkah selanjutnya juga tak kalah penting. Ide usaha yang menyangkut usaha yang membutuhkan biaya awal yang besar sangat perlu ditinjau ulang, dianalisa secara mendalam.

Tolak ukur besar kecilnya biaya awal, tergantung pada modal yang dimiliki, potensi dan tingkat risiko usaha tersebut. Jika berbanding terbaik, tentunya ide usaha itu tidak layak.

4. Apakah keahlian atau keterampilan kita dapat memberikan nilai lebih pada ide usaha itu?

Ini yang paling penting, ide usaha yang baik adalah usaha yang nilai tambah, lebih, atau pembedanya berasal dari keahlian atau keterampilan pelaku usaha itu. Selain tidak mudah ditiru, yang paling penting, karena pada awal usaha berjalan pelaku usaha berperan dominan dan langsung pada semua kegiatan usaha.

Learning By Doing

Pertanyaan identifikasi kelayakan ide usaha diatas dalam skala prioritas dapat dibalik, dari 4 ke 1. Tetapi itu tidak baku, dan yang paling pas disesuaikan dengan kasusnya masing-masing. Yang pasti, jangan juga terlalu banyak menganalisa menjadi keraguan, atau sebaliknya langsung terjang tanpa ada pembelajaran sebelumnya.

Disini, keseimbangan bertindak dan berfikir sangat penting dalam proses learning by doing bersama dengan kemantapan niat dan kekuatan tekad, pada saat memulai atau menjalankan usaha.

Referensi: entrepreneur.com
Foto/Gambar Feature: Edit
66 Shares
 
Update Lainnya
Apakah Tumbuhan Mempunyai Kecerdasan?
Apakah Tumbuhan Mempunyai Kecerdasan?
Berbagai kajian dan penelitian terbaru menunjukan tumbuhan mempunyai kesadaran, bahkan kecerdasan, walau berbeda dengan organisme lainnya, seperti kelompok binatang.
3 days ago
5 Teknologi Untuk Mengatasi Ketersediaan & Pemanfaatan Air yang Efektif & Efisien
5 Teknologi Untuk Mengatasi Ketersediaan & Pemanfaatan Air yang Efektif & Efisien
Sebagai sumber daya vital, keberadaan dan ketersediaan air, dalam pengelolaannya dikembangkan berbagai teknologi, seperti teknologi hujan buatan, fog harvesting, irigasi pintar, dan ASRG.
5 days ago
Masa Depan Pertanian Indonesia Dalam Acara Smart & Digital Farming Conference 2019
Masa Depan Pertanian Indonesia Dalam Acara Smart & Digital Farming Conference 2019
"Smart & Digitalization Farming Conference Indonesia 2019" erhasil menyajikan gambaran dan pemahaman yang jelas menyangkut penerapan teknologi pertanian berbasis digital.
2 weeks ago
Load more