Authentic Leadership, Mencari Yang Sejati Ditengah Era Post-Truth
INSAN

Authentic Leadership, Mencari Yang Sejati Ditengah Era Post-Truth

3 weeks ago
443 views

Post-Truth

“Bias dunia” hari ini begitu nyata. Bias yang dimaksud merujuk pada era “post-truth”, dunia paska kebenaran, dimana fakta tidak terlalu berpengaruh membentuk opini publik dibanding emosi dan keyakinan personal. Kata yang menjadi “word of the years” pada tahun 2016 semakin popular, termasuk juga di Indonesia, terutama pada momen perhelatan politik.  

Sebagai sebuah fenomena post-truth menyatakan legitimasi pembenaran publik atas suatu peristiwa yang dibangun dengan menggiring olah pikir individu atau personal menjadi tidak lengkap. Apa yang menjadikan fakta atas suatu peristiwa itu membutuhkan legitimasi publik, itu karena berasal dari olah pikir yang tidak lengkap sehingga tidak mampu menghasilkan kebijkasanaan. 

Sirkulasi post-truth terus membesar, kencang dan menyisir atau mempengaruhi tidak hanya pada level kebijakan publik dan pemerintahan, tetapi juga membentuk prilaku pada sebagian besar masyarakat, korporasi sampai tingkat individu, membuat seseorang “lepas kendali” atas dirinya. Pada level individu, post-truth bukan hanya olah pikir yang dibentuk, tetapi juga olah pikir yang membentuk seseorang yang jauh dari fakta sebenarnya atas orang itu. 

Authentic Leadership

Ditengah fenomena itu, Bill George pada tahun 2003 mengenalkan konsep authentic leadership, atau konsep kepemimpinan autentik, dalam bukunya yang berjudul “Authentic Leadership: Rediscovering the Secrets to Creating Lasting Value”, dan menjadi popular bersama buku best seller-nya yang berjudul “True North: Discover Your Authentic Leadership”.

Atas berbagai kasus kepemimpinan pada berbagai perusahaan, menurut George dibutuhkan kepemimpinan autentik, seseorang yang memiliki integritas tinggi, tujuan yang murni dan mendalam yang menjadi nilai inti dari dirinya.

Dasar konsep kepemimpinan autentik mengacu pada ungkapan filosofis Yunani “to thine own self be true”, menjadi diri yang sesungguhnya. Dalam pengembanganya ada banyak model yang ditawarkan, tetapi intinya sama, yaitu kepemimpinan yang berladaskan pada “diri” yang murni dan orisinil. 

Diri yang murni dan orisinil ini yang sulit diidentifikasi dan dijabarkan karena bersifat abstrak, yaitu menyangkut kesadaran diri (self-awareness), pemahaman diri (self-concept), dan internaisasi diri (self-regulation). Adanya kemungkinan kesadaran diri (self-awareness), pemahaman diri (self-concept) dan internalisasi diri (self-regulation) yang terus berkembang menjadikan konsep kepemimpinan autentik sebagai sebuah model kepemimpinan yang dinamis.

Yang Sejati, Kepemimpinan Sejati

Bagi manusia Nusantara, konsep kepemimpinan autentik sebenarnya bukan merupakan hal yang baru. Bahkan setiap manusia Nusantara diharuskan untuk menjadi seorang manusia dengan kepemimpinan yang autentik. Ini sejalan dengan makna autentik, yang memperkukuh bahwa setiap manusia adalah pemimpin, karena setiap manusia memiliki autensitasnya masing-masing.

Kepemimpinan autentik pada peradaban Nusantara terkandung dalam satu ungkapan filosofis “Sangkan Paraing Dumadi”. Sebuah bergumulan pertanyaan tentang “aku”, tidak hanya mengangkit autensitas, atau kemurian dan keorisinilan, tetapi juga kesejatian, “diri sejati”. Mengacu pada ladasan filosofinya, authentic leadership lebih pas atau sesuai diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia sebagai, kepemimpinan sejati, authentic leader, adalah pemimpin sejati.

img feature: GenAGraris.ID
Sutrisna Wibawa. Filsafat Jawa. UNY. Yogyakarta.
Rita A. Gardiner. A Critique of the Discourse of Authentic Leadership. International Journal of Business and Social Science, Vol. 2 No. 15; August 2011. The University of Western Ontario. London, Canada.
Karin Klenke. Authentic Leadership: A Self, Leader, and Spiritual Identity Prespectives. International Journal of Leadership Studies, Vl. 3 Iss. 1, 2007, pp 68-97. School of Global Leadership & Entrepreneurship, Regent University.
William L. Gardner, dkk. “Cen You See The Real Me?”, A Self Base of Authentic Leader and Follower Development. The Leadership Quartaly.
Dudi Hartono. Era Post-Truth: Leawan Hoax dengan Fact Checking. Universitas Meru Buana.
66 Shares
 
Update Lainnya
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Solusi bisnis muncul berasal dari niat baik atau goodwill untuk memecahkan atau menyelesaikan suatu problematika, permasalahan yang dialami orang banyak.
12 hours ago
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Mengusung tema “Moving Forward to Serve The World”, Trade Expo Indonesia, TEI 2019 akan digelar pada 16—20 Oktober, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.
1 day ago
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Indonesia merupakan produsen palm oil terbesar di dunia. Sebagai komoditas unggulan selain kotribusi ekonomi kegunaan minyak sawit diantaranya sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, sabun dan lainnya...
2 days ago
Load more