7 Teknologi yang Berpengaruh Terhadap Perkembangan Agribisnis Di Indonesia
AGTECH

7 Teknologi yang Berpengaruh Terhadap Perkembangan Agribisnis Di Indonesia

1 month ago
188 views

Sebagai sebuah usaha, perkembangan agribisnis tidak terlepas dari penerapan atau penggunaan teknologi. Asas nilai guna pada bisnis, termasuk juga untuk agribisnis menentukan keberlangsungan, kesinambungan dan pembentukan usaha baru.

Pengembangan Teknologi sebagai Pembentukan dan Peningkatan Nilai Guna 

Penerapan metode atau cara baru dengan pengembangan peralatan baru atau teknologi utamanya dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas sebagai tolak ukur nilai guna produk, barang dan jasa.

Penerapan teknologi di hulu, pertanian, penanaman dan budidaya maupun di hilir, pengolahan bahan pangan menjadi makanan, sebagai usaha dengan berbasis pertanian secara keseluruhan akan mempengaruhi perkembangan agribisnis.

Teknologi yang Berpengaru Terhadap Perkembangan Agribisnis

Perkembangan agribisnis disini adalah trend pola-pola usaha dan daya kompetensi yang berkembang sejalan dengan penerapan atau penggunaan teknologi. Adapun teknologi yang berpengaruh terhadap arah pola-pola pengembangan usaha agribisnis dan kompetensi usaha agribisnis, diantaranya:

1. Nanoteknologi

Nanoteknologi merupakan teknologi perekayasaan atau manipulasi materi dalam skala nanometer. Nanoteknologi termasuk teknologi baru. Di Indonesia sendiri belum banyak ahli nanoteknologi. 

Penggunaan nanoteknologi di bidang agribisnis diantaranya untuk peningkatan produktivitas pertanian dan untuk pengolahan pangan. Penerapan nanoteknologi meliputi manipulasi genetik tanaman, pembuatan pupuk dan pestisida, sensor identifikasi penyakit dan kandungan kimia pada tanaman, pertanian presisi, pembuatan kemasan pangan, ekstraksi bahan pangan dan lainnya.

2. Indraja

Inraja atau pengindraan jauh atau dikenal juga remote sensing. Dari berbagai definisi, indraja merupakan teknik akuisisi dan pengukuran data atau informasi atas sebuah obyek, wilayah atau fenomena, oleh sebuah alat dari jarak yang jauh.

Citra pengindraan jauh dapat diambil atau di capture dengan menggunakan satelit, pesawat, balon atau drone. Pemanfaatan pengindraan jauh diantaranya untuk, observasi dan pemetaan lahan, pemantauan tanaman, pemantauan arah angin, iklim dan cuaca, identifikasi kondisi tanah dan air, dan lainnya.

3. Bioteknologi

Bioteknologi merupakan teknologi pemanfaatan mahluk hidup atau organisme hidup untuk pengembangan dan pembuatan barang dan jasa. Pemanfaatan organisme hidup itu meliputi, pembiakan atau perbanyakan, dan sifatnya.

Aplikasi bioteknologi meliputi, teknik kultur jaringan, gene editing, pembuatan pupuk hayati atau biofertilizer, pembuatan produk pangan seperti yoghurt, inseminasi buatan untuk bidang peternakan, transfer embrio, transgenik dan lainnya.

4. Drone

Drone, teknologi pesawat tanpa awak ini sudah berkembang pesat, digunakan di berbagai bidang, diantaranya dibidang agribisnis. Salah satu yang terbaru yang sedang dikembangkan diantaranya drone untuk mengantar produk makanan.

Selain itu, pemanfaatan drone di bidang pertanian diantaranya, untuk pengindraan jauh, memetakan, memantau dan menganalisis kondisi lahan dan tanaman, serta untuk penyiraman dan pemupukan tanaman.

5. Teknologi Sensor

Teknologi Sensor merupakan teknologi yang berkemampuan mengubah besaran fisika dan besaran kimia, atau lainnya diartikulasikan menjadi besaran yang dapat divisualisasi dan diukur. Teknologi yang sudah biasa digunakan diantaranya alat pengukuran ph tanah.

Pengembangan teknologi sensor dibidang agribisnis mengarah ke kemampuan tingkat akurasi, tingkat detail dan integrasi dengan teknologi lainnya untuk penerapan atau pengembangan pertanian presisi.

6. Big Data & AI

Tren teknik penggunaan data seiring dengan membludaknya informasi memunculkan teknologi baru yaitu big data, baik yang bersifat operasional maupun sebagai analitik. Sedangkan, artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan merupakan teknologi kecerdasan yang dibuat oleh manusia dengan dasar matematika dan statistik sebagai pengembangan alogaritma dalam penyusunannya.

Penggunaan big data dan AI diantaranya untuk pengelolaan dan mengolahan data iklim, prediksi permintaan, traceability, dan lainnya.

7. 3D Printed Food

Teknologi pembuatan makanan dengan 3D printer. 3D Printed Food merupakan pembuatan makanan dengan mesin printer 3D, dengan hanya memasukan bahan dan bumbu makanan, selanjutnya diolah dan dibentuk sesuai dengan desain makanan yang diinginkan.

Dengan adanya teknologi ini kelompok usaha makanan yang disajikan seperti restoran, penyajiannya dapat dilakukan seperti manufacturing, dapat dilakukan dengan cepat dan terstandar.

Otomasi dan Digitalisasi

Dalam penerapannya, sebagai produk inovasi agribisnis berbagai teknologi diatas tidak berdiri sendiri. Semua teknologi diatas merupakan bagian integral yang bermuara pada digitalisasi dan otomasi. Baik di hulu maupun di hilir, perkembangan agribisnis akan diwarnai oleh digitalisasi dan otomasi dengan penerapan dan pengembangan teknologi-teknologi diatas. 

Dengan pengembangan dan penerapan teknologi diatas jarak hulu-hilir-konsumen semakin memendek, proses produksi berkembang ke arah manufacturing (memperkecil dan menyelaraskan pengaruh alam) dan transparan. (img:genagraris.ID)

Ening Ariningsih, Juli 2016. Prospek Penerapan Teknologi Nano Dalam Pertanian dan Pengolahan pangan Di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Vol. 34 No. 1, Juli 2016: 1-20
https://www.slideshare.net/firmanalit/bioteknologi-dalam-bidang-pertanian
https://gravitime.net/2018/11/apa-itu-teknologi-sensor-karakteristik-jenis-dan-aplikasi.html
http://resellercitrasatelit.blogspot.com/2010/01/pemanfaatan-citra-satelit-untuk.html
https://www.nanalyze.com/2018/06/15-nanotechnology-companies-funding-2018/
http://www.climate4life.info/2018/12/konsep-dasar-big-data-dan-artificial-intelligence-dalam-pengelolaan-data-iklim.html

 

66 Shares
 
Update Lainnya
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Mendalami Pemahaman dan Merumuskan Ide Menjadi Solusi Bisnis
Solusi bisnis muncul berasal dari niat baik atau goodwill untuk memecahkan atau menyelesaikan suatu problematika, permasalahan yang dialami orang banyak.
12 hours ago
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Akan Digelar Pada 16 -20 Oktober, Trade Expo Indonesia 2019 Menargetkan Kenaikan Nilai Transaksi 10-15%
Mengusung tema “Moving Forward to Serve The World”, Trade Expo Indonesia, TEI 2019 akan digelar pada 16—20 Oktober, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.
1 day ago
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Sekilas Mengenal Sawit Indonesia dan Produk yang Berasal Dari Minyak Sawit
Indonesia merupakan produsen palm oil terbesar di dunia. Sebagai komoditas unggulan selain kotribusi ekonomi kegunaan minyak sawit diantaranya sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, sabun dan lainnya...
2 days ago
Load more