Digital

The Origin of Online Business, Jangan Lupakan Kaidah Bisnis Offline

Bisnis online aktivitas dasarnya atau origin activity-nya tetap berasal dari offline atau dunia nyata.

  1. 0 Komentar
  2. 4 Dibagikan
null

Pemahaman sederhana dan mendasar tetapi sering terlupakan tentang online (IT, internet dan perangkatnya) sebagai ruang atau media bahwasannya segala aktivitas pada ruang atau dengan media tersebut aktivitas dasarnya atau origin activity-nya tetap berasal dari offline atau dunia nyata.

The Origin of Online Business 

Adapun wujud virtual sebagai wujud benda atau aktivitas pada online merupakan replikasi dari offline. Kata replikasi mungkin tidak sepenuhnya mewakili untuk menggambarkan pemindahan wujud offline-online, tetapi setidaknya dapat menggambarkan perubahan wujud seperti, profil – personal, email – kotak surat, chatting – perbincangan, ecommerce – perdagangan, online media – koran atau majalah dan sejenisnya, cryptocurrency – mata uang, P2P lending – pinjam-meminjam, dan sebagainnya.

Replikasi dari offline ke online dengan penyesuaian prosedur-prosedur tersebut dimaksudkan untuk atau mengefektif dan mengefisienkan kegiatan offline, dengan tolak ukur dasar, memudahkan, real time, dimana saja, kapan saja, siapa saja.

Begitu juga dengan bisnis sebagai sebuah kegiatan ekonomi. Permintaan dan penawarannya berasal dari offline yaitu antara sesama manusia, produk barang dan jasanya berasal dari offline, yaitu kebutuhan atas suatu alat atau barang dan layanan atau jasa (mencakup didalamnya teknis dan teknik atau metodenya) sebagai solusi atas sebuah problem, dan transaksinya, yaitu tukar-menukar dan alat tukarnya juga berasa atau berakar dari offline atau dunia nyata yang merupakan syarat terbentuknya kegiatan ekonomi.

Bentuk bisnis online sangat beragam, tetapi dasarnya sama yaitu mencakup tiga bentuk kegiatan ekonomi, produksi (baik produksi barang maupun data), perdagangan dan jasa. Cara pengembangan bisnis online-pun bisa dari pengembangan sistem online-nya, atau sebaliknya dari bisnis yang sudah ada di-online-kan.

Atas semua itu, artinya apapun bentuk (meliputi sistem, produk, dan transaksi dan yang terkait dalam sebuah platform) bisnis online kaidah dasar bisnis offline tetap menjadi landasan dan tidak bisa ditinggalkan. Tentunya kaidah tersebut bisa berlaku universal atau untuk industri tertentu, seperti yang paling sederhana, semisal:

  • Sepi pengunjung, jika mengikuti kaidah dasar bisnis offline bisa jadi ada diposisi yang tidak kelihatan karena sudah sangat ramai atau umum, bisa didapat degan mudah dan geratis tanpa mengunjungi situs atau website tertentu.
  • Sepi pengguna, jika mengikuti kaidah dasar bisnis offline, bisa jadi racikan poduknya kurang disukasi atau tidak cocok atau solutif dengan segmen yang disasar.
  • Sepi pembeli, jika mengikuti kaidah dasar bisnis offline, bisa jadi ada produk yang lebih murah dan transaksi yang mudah dibanding yang lain. 

Kaidah dasar diatas dapat diterapkan untuk bidang-bidang bisnis online, seperti ecommerce, dan lainnya, tentunya dengan penyesuaian-penyesuaian. 

All Recorded

Bagi pebisnis, atau pelaku bisnis online, kelebihan bisnis online adalah segala aktivitasnya terekam langsung sebagai bahan atau data untuk dasar pada pengambilan keputusan langkah pengembagan bisnis. Dengan itu, pelaku bisnis online misalnya, orang yang mempunyai toko online, dapan mengukur efisiensi dan evektivitas kegiatannya, serta dasar dan ukuran yang lebih tepat untuk setiap proses pengembangannya.

Semisal, yang paling umum, membuat atau mengembangkan toko online. Setelah enam bulan toko online tersebut dapat diketahui apakah berpotensi untuk dikelola secara profesional, ditutup, atau dikelola dengan batas tertentu dengan target tertentu, dengan menggunakan tools analisis yang banyak tersedia, seperti google analytic, alexa ranking, dan lainnya.

Tidak hanya aktivitas usaha, aktivitas pengguna, pengunjung, dan pelanggan juga dapat dipelajari dengan detail. Sehingga, dengan data tersebut pelaku bisnis online dapat me-review dan merevisi racikan produk dan layanannya.

Kelebihan lainnya online diantaranya dapat menginterasikan produk dan layanan yang berbeda dalam satu platform. Di offline layanan ojek sulit digabungkan dengan layanan pesan antar, layanan tempat penjualan produk seperti mall akan lucu jika membuka layanan pembelian pulsa dan pembayaran listrik dan lainnya. Dengan online, melalui platform itu semua dapat diintegrasikan dan dikombinasikan.

Hukum Kompensasi

Origin activity bisnis online adalah offline yang untuk memudahan penggunaan, pengguna dan transaksinya, dikembangkan sistem berikut perangkat dan tata caranya yang dinyatakan dalam bentuk platform. Walaupun memudahkan, tetap ada perubahan tata cara penggunaan atau transaksinya, yang sebelumnya dari origin activity yang sudah menjadi kebiasaan, berubah ke tata cara penggunaan yang baru.

Untuk merubah transaksi dari offline ke online, agar supaya konsumen atau masyarakat tertarik menggunakan trasaksi online dibutuhan kompensasi. Kompensasi ini dari sisi konsumen atau masyarakat istilahnya “tips” atau imbalan atas kesediaannya untuk mencoba atau memakai layanan yang baru. Dari sisi pelaku bisnis online kompensasi ini berlaku sebagai cost of investment, yang dicatat sebagai biaya promosi, dan lainnya, diberlakukan sebagai diskon dan sebagainya.

Kompensasi ini merupakan salah satu kunci keberhasilan bisnis online. Karena, pengguna yang sudah menjadi member akan terikat dengan platform, sebagai perwujudan bisnis online. Ketika itu, pelanggan tidak berlaku sebagai pelanggan. Tetapi lebih dari itu, sebagai anggota yang merupakan bagian dari bisnis tersebut.

Kompensasi itu mungkin dapat menjadi acuan pengkategorian apakah bisnis online itu termasuk bisnis besar, menengah, kecil dan mikro, tentunya bagi pelaku usaha online. Kompensasi yang diberikan kepada pengguna atau calon pengguna sangat menentukan jumlah penjualan. Selain itu, dengan kompensasi yang besar sudah dapat dipastikan sistem online yang dibangun juga pasti besar.

Itu berarti, pada sebuah bisnis, di offline besar di online belum tentu, tidak linier, di online besar di offline pasti besar, transaksi atau sistem online melibatkan aktivitas offline, tarnsaksi atau sistem offline tidak harus diakomodasi atau melibatkan aktivitas online yang besar.

Untuk Sampai ke Cakrawala, Imajinasi Harus Melalui Gerak Nyata

Namun tidak perlu khawatir, dari level manapun dimulainnya, apapun backbone-nya, dan dari manapun dimulainnya, kaidah dasar bisnis offline menyataan peluang kesuksesan dan kegagalannya sama. Untuk sampai ke cakrawala, imajinasi harus melalui gerak nyata.

img feature: ilustrasi
  1. 0 Komentar
  2. 4 Dibagikan
Referensi

0 Komentar