Bahan Makanan

Pepaya, Buah Kaya Rasa dan Manfaat Cocok Untuk Konsumsi Harian

Konsumsi buah pepaya bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mencegah flu, serangan jantung, dan penuaan dini.

  1. 0 Komentar
  2. 3 Dibagikan
null

Tanaman pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman buah-buahan tropika berupa herba dari famili Caricaceae. Nama pepaya di dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Belanda yaitu papaja, dan kemudian mengadopsi dari bahasa arawak yaitu papaya. Namun aslinya, dalam bahasa jawa disebut pepaya atau kates.

Pengenal Pepaya 

Pepaya diketahui berasal dari Amerika Tengah dan Hindia Barat serta sekitar kawasan Meksiko dan Costa Rika. Pepaya dapat ditanam di daerah tropis maupun sub tropis. Tanaman pepaya tumbuh subur pada iklim basah dan kandungan air dalam tanah merupakan syarat penting dalam kehidupan tanaman pepaya.

Genangan air disekitar pohon pepaya dapat mengundang penyakit jamur perusak akar hingga menyebabkan tanaman layu dan mati. Tapi, ketika terlau kering juga akan membuat tanaman peaya kurus, daun, bunga dan buah rontok. Saat ini, diketahui tanaman pepaya telah dibudidayakan di banyak negara di seluruh dunia.

Ragam Jenis Buah Pepaya

Pemuliaan pepaya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas tanaman engan buah yang disukai konsumen. Ragam jenis buah peaya diantaranya, yaitu:

  • Pepaya Bangkok, permukaan buahnya tidak rata dan kulit luarnya relatif tipis. Jenis pepaya ini merupakan hasil introduksi dari Thailand.
  • Pepaya solo F1, bentuk buahnya kecil-kecil dan digemari konsumen barat. Jenis pepaya ini merupakan hasil kultivar unggul dari Hawaii.
  • Pepaya callina pepaya ini, salah satu varietas pepaya hasil pemuliaan Tim Pusat Kajian Hortikiltura di Institut Pertanian Bogor. Namun banyak orang mengira bahwa buah pepaya ini adalah buah impor karena dipasaran pepaya ini lebih dikenal sebagai pepaya California.
  • Pepaya gunung dikenal didaerah Jawa Tengah mempunyai warna kulit hijau gelap dan menguning ketika masak dagingnya keras dan berwarna kuning jingga terasa agak asam namun harum.
  • Pepaya hias, warna dan tangkainya ungu serta biasanya jenis pepaya ini ditanam bertujuan untuk estetika dalam memperindah taman.

Berdasarkan hasil beberapa riset, buah pepaya dengan kualitas baik biasanya dipengaruhi oleh waktu panen yang tepat. Oleh karena itu, untuk memperoleh kualitas baik, buah pepaya dipanen sebelum matang. Apabila panen buah pepaya ditunda sampai menunggu buah matang pohon, justru akan meningkatkan kepekaan terhadap proses pembusukan, serta mutu dan nilai jualnya rendah. 

Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya

Buah pepaya matang mengandung sejumlah nutrisi penting, diantaranya yaitu Protein, Karbohidrat, Lemak, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E, Thiamin, Riboflavin, Niasin, Kalsium, Magnesium, Potassium, Sulfur, Fosfor, Zat besi, Silicon, Klorin, Sodium, dan Air.

Protein yang terkandung di dalam pepaya sangat mudah dicerna. Buah pepaya juga memiliki kandungan kalori yang relatif rendah karena hanya mengandung 39 kal/100 g dan tidak mengandung kolesterol, dan merupakan sumber fitonutrien, vitamin dan mineral yang baik. Kandungan nutrisi buah mentah lebih tinggi ketimbang buah matang.

Kandungan kalori pada buah mentah berkisar 1/3 kalori dari buah matang, namun memiliki kandungan protein buah mentah lebih tinggi. Buah mentah hanya mengandung 2/3 karbohidrat. 

Manfaat Peaya Bagi Kesehatan

Dari sejumlah nutrisi pada buah papaya tersebut, terdapat sejuta manfaat bagi kesehatan dan kecantikan, diantaranya yaitu:

1. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Kandungan enzim papain dan serat pada buah papaya dapat membantu mengatasi masalah lambung dan gangguan pencernaan seperti susah buah air besar dan efektif untuk mencegah wasir. Selain itu, kandungan papain juga dapat membunuh parasit yang mengganggu aktivitas pencernaan dalam usus mengangkat dan membersihkan racun-racun yang tidak sengaja diserap tubuh membawanya melalui saluran pembuangan.

2. Mencegah Flu

Kandungan vitamin C pada buah pepaya dapat memperbaiki sistem imunitas tubuh dan mencegah serangan dari batuk, pilek, hingga kanker.

3. Mencegah Serangan Jantung Dan Stroke

Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah pepaya dapat mencegah oksidasi kolesterol dan dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

4. Mempertajam Penglihatan

Buah pepaya mengandung yang dapat dikonversi menjadi vitamin A untuk menjaga kesehatan mata.

5. Mencegah Penuaan Dini

Kandungan antidioksidan pada buah papaya mampu menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit seperti flek, keriput dan sebagainya.

6. Kesehatan Kulit

Kandungan vitamin A, C, dan E sendiri baik untuk kesehatan kulit, yaitu membantu melembabkan dan mampu mengembalikan kulit kusam menjadi cerah dan lebih segar. Sebagai contoh, penduduk di kepulauan Karibia biasa memanfaatkan buah pepaya matang sebagai sabun untuk kulit.

7. Antiradang

Kandungan papain dan cymopapain pada buah pepaya dapat meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan luka bakar.

8. Kesehatan Gigi pada Anak

Hasil riset dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, menyebutkan bahwa konsumsi buah pepaya secara rutib dapat menurunkan karies pada gigi anak.

Cocok Sebagai Konsumsi Buah Harian

Selain penanaman dan perawatannya mudah, tanaman pepaya relatif tidak membutuhkan tempat yang luas. Untuk lahan terbatas di sekitar rumah bisa ditanam 2 - 4 pohon, dengan nilai lebih sampah daridaun pepaya mudah dibersihkan. Selain menanam sendiri, harga pepaya juga relatif murah, apalagi saat musim panen.

Dengan pertimbangan itu, buah pepaya cocok untuk dikumsimsi sehari-hari, terutama sebagai hidangan setelah makan. 

 

  1. 0 Komentar
  2. 3 Dibagikan
Referensi

Tumenbow SO, Wowor VNS, Tambunan E. 2018. Pengaruh Jonsumsui Buah Pepaya California dan Pepaya Hawai terhadap Penurunan Indeks Debris Anak. Jurnal e-GiGi 6 (2): 101-106.

 

Info Gizi AKG FKM UI. 2014. Pepaya. https://akg.fkm.ui.ac.id/pepaya/

 

Ramli R, Hamzah F. 2014. Pemanfaatan Buah PEpaya (Carica papaya L.) dan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) dalam Pembuatan Fruit Leather. Jom FAPERTA 4 (1): 1-9.

 

 

0 Komentar