Budidaya

Pencegahan dan Pengedalian Infestasi Parasit Tungau Pada Koloni Lebah Madu

Tungau, atau kutu dapat menjadi parasit pada kloni lebah madu, mengihsap cairan lebah dan menjadi vektor penyakit lainnya. Pencegahan dan pengendaliannya dapat dengan pestisida alami, cuka kayu dan asam semut.

  1. 0 Komentar
  2. 0 Dibagikan
null

Lebah madu merupakan salah satu jenis serangga pollinator yang sangat bermanfaat bagi tanaman pertanian dan perkebunan. Serangga lebah madu bersifat eusosial, yang hidup di dalam sarang. Sarang lebah madu terdiri atas beberapa sisir sarang.

Setiap sisir sarang terdapat sel-sel yang berisi telur, larva, pupa dari sel lebah jantan dan pekerja; serta serbuk sari dan madu. Koloni lebah madu terdiri atas tiga kasta yaitu kasta lebah ratu, lebah jantan, dan lebah pekerja.

Infestasi Tungau 

Namun, selain koloni lebah madu, di dalam sisir sarang juga terjadi infestasi tungau atau kutu yang menjadi parasit bagi koloni  lebah madu. Infestasi parasit tungau, kutu parasit tersebut dilakukan didalam sel sarang lebah yang berisi larva lebah jantan atau lebah pekerja.

Bisa juga disebut sebagai simbiosis parasitisme, yang menyebabkan individu yang berfungsi sebagai habitat (koloni lebah madu) dirugikan, sedangkan individu lain (tungau) mengalami keuntungan. Parasit tungau pada koloni lebah madu merupakan jenis tungau yang menginfestasi bagian eksternal tubuh lebah madu.

Ada dua kelompok parasit tungau yang melakukan infestasi pada koloni lebah madu yaitu tungau Varroa dan Tropilaelaps. Kelompok tungau Varroa merupakan parasit pada koloni lebah madu Apis mellifera (lebah Eropa) dan Apis cerana (lebah lokal).

Sedangkan tungau Tropilaelaps merupakan ektoparasit pada lebah madu Apis mellifera (lebah Eropa) dan Apis dorsata (lebah hutan).

Tungau Varroa_Foto-RuthMarthaWinnie
Parasit Tungau Varroa yang ditemukan pada koloni lebah Apis cerana (Foto: koleksi pribadi Ruth Martha Winnie, 2010)

Akibat dari Infestasi Parasit Tungau

Kaitannya dalam dunia budidaya lebah madu,  infestasi parasit tungau tersebutlah yang diduga menjadi salah satu masalah bagi para peternak lebah. Infestasi parasit tungau pada koloni lebah madu menjadi salah satu penyebab produksi madu menurun drastis. Akibat infestasi parasit tungau tersebut juga dapat menyebabkan kemtian pada koloni lebah madu.

Parasit tungau menempel pada tubuh lebah dan dapat hidup karena menghisap cairan tubuh dari lebah madu yang ditumpangi tersebut. Selain itu, parasit tungau juga diduga menjadi vektor virus penyakit sayap pada lebah madu.

Akibat penyakit virus tersebut, sayap lebah akan menjadi mengecil dan menyusut sehingga menjadi mengalami disfungsional pada sayap tersebut. Umumnya, penyakit virus yang ditularkan oleh parasit tungau tersebut menyerang pada lebah madu yang berusia muda.

Pencegahan & Pengendalian Infestasi Parasit Tungau

Pencegahan dan pengendalian dari serangan parasit tungau Varroa dan Tropilaelaps ini telah dilakukan oleh beberapa peternak lebah madu, diantaranya:

1. Pestisida Alami dari Bunga Tumbuhan Hops

Di Amerika, peternak lebah madu berhasil menemukan cara untuk mengatasi serangan parasit tungau yaitu dengan menggunakan pestisida alami dari bunga tumbuhan hops yang mengandung garam potasium dari hops beta acids (HBAs).

Pada tahun 2012, penelitian uji coba dilakukan dengan penggunaan HBAs yang dioleskan pada tubuh lebah. Hasilnya, diketahui pada koloni lebah tidak lagi ditemukan parasit tungau dan penggunaan pestisida alami HBAs tersebut juga aman bagi keberlangsungan hidup lebah.

2. Asam Semut & Cuka Kayu

Di Indonesia dan Filipina, diketahui dari hasil penelitian dengan menggunakan bahan kimia asam semut dengan konsentrasi rendah sangat efektif untuk mengontrol serangan parasit tungau pada koloni lebah madu. Selain asam semut, diketahui juga bahwa penggunaan cuka kayu (wood vinegar) efektif mengendalikan parasit tungau Varroa pada koloni lebah madu Apis mellifera.

img feature: pixabay
  1. 0 Komentar
  2. 0 Dibagikan
Referensi
Anderson DL, Trueman JWH. 2000. Varroa jacobsoni (Acari: Varroidae) is more than one spesies. Exp Applied Acarol 24: 165-189.
Maggi et al. 2010. Brood cell of Apis mellifera modifies the reproductive behavior of Varroa destructor. Exp Applied Acarol 50: 269-279
Sammataro D, Gerson U, Needham G. 2000. Parasitic Mites of Honey Bees: LifeHistory, Implications, and Impact. Annu Rev Entomol 45: 519-548.
Widyasari R. 2006. Pengujian asam semut dan cuka kayu dalam pengendalian tungau, Varroa destructor pada lebah madu, Apis mellifera. Skiripsi. IPB Press
Winston ML. 1987. The Biology of the Honeybee. Cambrige: Harvard Univ Pr.
 

0 Komentar