Manajemen

Mitigasi Dampak Covid-19 Terhadap Usaha atau Perusahaan Dengan 5W 1H

Mitigasi dampak Covid-19 terhadap usaha atau perusahaan salah satunya dapat menggunakan metode 5W + 1H (What, Why, Whare, When, Who, dan How).

  1. 0 Komentar
  2. 5 Dibagikan
null

Semakin besar usaha, berubah menjadi perusahaan, semakin besar perusahaan, tuntutan untuk tidak boleh rugi semakin besar. Karena disitu ada karyawan yang bertumpu padanya, stockholder yang mengharapkan imbal-hasil lebih, kreditur, dan lainnya yang menaruh kepercayaan. Sehingga, salah satu tolak ukur usaha atau perusahaan yang bagus adalah yang mempunyai tingkat keberlanjutan tinggi.

Perlunya Melakukan Mitigasi Dampak Covid-19

Virus corona benar-benar menjadi ujian bagi dunia usaha. Usaha atau perusahaan, besar atau kecil di berbagai bidang kecuali kesehatan dan yang terkait, mulai terkena dampaknya. Bukan kerugian sesaat, dampak Covid-19 dapat membuat usaha atau perusahaan gulung tikar.

Atas kemungkinan itu, untuk mengatisipasinya, usaha atau perusahaan perlu melakukan mitigasi dampak Covid-19. Dengan mitigasi, usaha atau perusahaan dapat mengetahui apa yang sedang dihadapi, apa yang sedang terjadi dan bagaimana kemungkinan mengatasinya.

Mitigasi dengan 5W 1H

Mitigasi dampak Covid-19 terhadap usaha atau perusahaan salah satunya dapat menggunakan metode 5W + 1H (What, Why, Whare, When, Who, dan How).

  • What (Apa)

Apa itu viris corona dan Ciovid-19?

Pertanyaan ini untuk mengetahui apa sebenarnya fenomena yang sedang terjadi. Pertanyaan diatas merupakan pertanyaan pembuka. Target dari pertanyaan diatas adalah mengenali atau mempunyai pengetahuan yang cukup tentang apa yang sedang dihadapi.

Untuk mendalaminya, dapat diikuti dengan pertanyaan lanjutan mengenai apa yang melatarbelakanginya, bagaimana mekanismenya, sejauh mana jangkauannya, berapa lama dan kapan fenomena puncak terjadi.

  • Why (Mengapa?)

Mengapa Covid-19 berdampak ke usaha atau perusahaan?

Pertanyaan ini merupakan pintu masuk pemahaman dampak Covid-19 terhadap sebuah usaha atau perusahaan. Dengan pertanyaan diatas dapat diketahui hubungan, mekanisme sebab - akibatnya antara wabah Covid-19 dengan sebuah usaha atau perusahaan.

Misal, Covid-19 berdampak ke perusahaan karena cara penyebarannya. Untuk mencegah penyebaran meluas masyarakat harus menjaga jarak, dan mengisolasi diri. Akibatnya aktivitas masyarakat tergangu, tidak dapat bepergian, berwisata dan sebagainya, sehingga penjualan tiket penerbangan, hunian hotel menurun.  

  • Where (Dimana?)

Dimana saja dampak Covid-19?

Pertanyaan 'dimana' diajukan dalam rangka membuat atau merekonstruksi peta masalah. "Dimana" pada pertanyaan diatas bisa berupa geografi, sektoral, atau menunjuk suatu bagian dalam suatu proses atau bentuk. Dengan mengetahui peta masalah, usaha atau perusahaan dapat menentukan alokasi sumber daya yang ada.

  • When (Kapan?)

Kapan Covid-19 mulai berdampak ke perusahaan?

Kapan disini merujuk pada waktu pertama kali dengan syarat-syarat tertentu sehingga perusahaan harus mengambil tindakan serius. Misal, ketika penjualan menurun 40%, perusahaan harus melakukan efisiensi. Atau, ketika dollar naik sampai Rp.17.000 harus melakukan restrukturisasi pinjaman.

  • Who (Siapa?)

Siapa saja yang terkena dapak Covid-19?

'Siapa' pada pertanyaan diatas mencakup suplier, buyer (konsumen dan segmentasinya), kompetitor, kreditur, debitur, dan relasi usaha atau perusahaan lainnya baik langsung maupun tidak langsung. 

  • How (Bagaimana?)

Bagaimana mengatasi dampak Covid-19?

Pertanyaan ini dalam rangka mencari solusi atas apa yang terjadi dari bekal pemahaman 5W sebelumnya. Pemahaman secara menyeluruh 5W menghasilkan kesimpulan berupa skenario-skenario atas apa yang terjadi dan kemungkinan yang akan terjadi.

Jawaban atas pertanyaan 'How' merupakan opsi-opsi, dari apa yang terjadi. Turunan opsi adalah langkah konkret yang dapat diambil oleh usaha atau perusahaan sebagai respon apa yang sedang terjadi dan apa yang akan terjadi.

Pangkalnya Krisis Kesehatan

Penetapan status darurat kesehatan melegitimasi bahwa wabah Covid-19 telah menyebabkan krisis kesehatan. Berapa lama dan sejauh mana krisis kesehatan ini berlangsung?. Dengan mitigasi, usaha atau perusahaan akan lebih siap menghadapi berbagai keadaan yang mungkin terjadi kedepan. Dengan itu, keberlanjutannya tetap terjaga.

  1. 0 Komentar
  2. 5 Dibagikan
Referensi

0 Komentar