Tradisi

Minuman Tradisional Segar dan Menyehatkan Untuk Masa Pancaroba

Wedang uwuh, beras kencur, kunyit asem, medang serai, dan lainnnya minuman tradisional khas nusantara umumnya selain menyegarkan juga bermanfaat bagi kesehatan.

  1. 0 Komentar
  2. 12 Dibagikan
null

Pada pecan ke-3 di Bulan Oktober 2019 ini, beberapa wilaha di Indonesia dilanda oleh suhu panas diatas normal. Menurut BMKG, suhu yang melanda beberapa daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Makasar dan lainnya diperkirakan akan berlangsung selama sepekan.

Selain cuaca panas, beberapa daerah di Indonesia juga dilanda angina kencang. Dari pemberitaan media, angin kencang bercampur debu coklat itu menurut BMKG akibat dari radiasi matahari berlebih, dan perbedaan tekanan udara. 

Minuman Tradisional yang Pas Untuk Masa Pancaroba

Cuaca tidak biasa sepertinya menandakan sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa pancaroba, pergantian dari misim kemarau ke musim penghujan. Cuaca ekstrim pada masa pancaroba biasanya menggangu kesehatan.

Salah satu cara untuk menjaga kondisi kesehatan, dan meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan mengkonsumsi bahan rempah yang juga termasuk bahan berba. Minuman tradisional khas dari berbagai daerah di nusantara umumnya selain menyegarkan juga bermanfaat untuk kesehatan. 

Beriku lima minuman tradisional yang recommended dikonsumsi di masa pancaroba untuk menjaga kesehatan tubuh.

1. Wedang Uwuh

Wedang uwuh merupakan salah satu kekayaan kuliner nusantara khas Yogyakarta. Walaupun namanya terkesan “aneh”, namun arti sebenarnya tidak demikian. Wedang uwuh adalah muniman yang terdiri dari berbagai campuran rempah. Wedang uwuh terdiri dari berbagai bahan rempah, kayu secang, jahe, daun pala, daun kayu manis, cengkeh, ranting, dan daun cengkeh sebagai bahan dasar.

Wedang uwuh bukan meniuman biasa. Selain menyegarkan wedang uwuh juga bermanfaat sebagai muniman kesehatan. Daun secang dengan senyawa antioksidannya bermanfaat untuk mengurai racun didalam tubuh. Daun pala dengan efek releksasinya dapat membuat tidur lebih nyenyak. 

Sedangkan daun manisjangan dan cengkeh memiiki khasiatnya dapat mencegah dan mengobati kolesterol serta menurunkan hipertensi. Terakhir, rimpang jahe bermanfaat untuk menghangatkan badan.

2. Minuman Jamu

Jamu merupakan minuman kesehatan, yang sudah ada sejak era Majapahit. Selain sehat dan menyegarkan, jamu juga menangdung makna filosofis. Delapan rasa jamu manis, pahit, asam, pedas, tawar, dan lainnya dari delapan jenis jamu merupakan simbol penggambaran proses hidup manusia, dari lahir sampai sampai mati.

Selain dua yang terkenal, kunit asem, dan beras kencur, jenis jamu lainnya diantaranya cabe puyang, pahitan, kunci sirih, kudu laos, uyup-uyup atau gepyokan, sinom sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kunyit asem dan beras kencur popular karena dua jamu ini rasanya manis, dan digemari banyak orang, khususnya anak-anak.

a. Kunyit Asem

Kunyit asam memiliki rasa manis asam. Rasa asam-manis merupakan simbol dari kehidupan yang terasa manis ketika bayi hingga pra remaja. 

Bahan utama jamu kunyit asam adalah kunyit dan asam jawa, gula kelapa atau gula batu, air, dan sedikit garam. Namun, bisa juga ditambahkan bahan lain untuk memperkaya rasa dan manfaat dari jamu, seperti daun asam muda, temulawak, biji kedawung, madu, dan air perasan buah jeruk nipis.

Manfaat jamu kunyit asam, bagi kesehatan diantaranya, menyegarkan tubuh, mencegah panas dalam atau sariawan, melancarkan haid dan mencegah nyeri haid, dan mendinginkan perut.

b. Beras Kencur

Beras kencur melambangkan kehidupan masa remaja. Rasa manis melambangkan masa remaja, dan rasa sedikit pedas melambangkan seseorang yang baru mencicipi kehidupan. 

Sesuai namanya, bahan utama jamu beras kencur adalah beras, kencur, dan gula merah dengan beberapa tambahan bahan lainnya seperti, daun pandan, jeruk nipis, dan sedikit garam.

Manfaat beras kencur sebagai minuman kesehatan diantaranya, menghilangkan pegal-pegal, meringankan batuk, meningkatkan nafsu makan, meredakan flu, meredakan radang tenggorokan., mengencangkan perut setelah melahirkan, dan melancarkan peredaran darah.

3. Bandrek

Banderk merupakan minuman khas pasundan yang sangat cocok diminum pada cuaca atau hawa dingin. Minuman yang menghangkatkan badan ini terdiri dari berbagai bahan rempah, jahe merah, cabai jawa, lada hitam yang menjadikan rasanya sedikit pedas, kayu manis, pala, dan kapulaga yang menjadikan aromanya khas.

Selain dapat menghangatkan badan, minuman ini juga dapat menambah setamina, dan dapat melegakan gangguan tenggorokan.

4. Wedang Serai

Selain untuk memasak, ternyata Serai/Sereh bisa dijadikan minuman yang tak kalah nikmat. Bahan dasar wedang sereh terdiri dari serai, gula merah, akir, dan sedikit daun jeruk. Dengan pembuatan yang sangat mudah, yaitu cukup direbus, wedang serai sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Kandungan citronella serai membantu menenangkan dikala stres melanda. Manfaat kesehatan wedang serai lainnya juga dapat menyembuhkan masuk angin, demam, pilek, dan mengurangi bau badan.

5. Sarabba

Sarabba merupakan salah satu kekayaan kuliner khas nusantara dari masyarakat Bugis. Bahan dasar minuman sarabba terdiri dari jahe, gula merah, santan, dan bisa juga ditambahkan sedikit merica, kayu manis, atau cengkeh. Manfaatnya bagi kesehatan, miniman ini dapat sebagai penghangat badan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meredakan gangguan tenggorokan.

  1. 0 Komentar
  2. 12 Dibagikan
Referensi

Yannie Asrie Widanti, Vivi Nuraini, Sidiq Dwi Ariyanto. Siwat Sensoris dan Aktivitas Antioksidan Wedang Uwuh Kelor dengan Variasi Cara Penyeduhan. Research Fair Unisri 2019 P- ISSN: 2550-0171. Vol 3, Number 1, Januari 2019 E- ISSN: 2580-5819.

 

Sukini, 2018. Jamu Gendong Solusi Sehat Tanpa Obat. Badan Pengembangan dan Peminaan Bahasa. Kemendikbud.

 

Andri Marzuki. Minuman Tradisional yang Menyehatkan. Link: http://achamad.staff.ipb.ac.id/wp-content/plugins/as-pdf/andri_mz-Minuman%20tradisional%20yang%20menyehatkan.pdf

 

Andi Nur Aminah. Yang Hangat Di Musim Penghujan. Boga. Republika. 17 Oktober 2010.

0 Komentar