Kepemimpinan

Menyelami Makna “Stay Hungry. Stay Foolish”, Steve Jobs

“Stay Hungry. Stay Foolish” bisa dikatakan sebagai salah satu kesimpulan Steve Jobs memaknai hidup manusia.

  1. 0 Komentar
  2. 0 Dibagikan
null

“Stay Hungry, Stay Foolish” - Steve Jobs. Kata-kata Seteve Jobs yang merupakan bagian dari pidato pengatar Wisudah di Standford University itu menjadi quotes yang sangat terkenal. “Stay Hungry, Stay Foolish” kurang-lebihnya artinya, tetaplah lapar, tetaplah bodoh.

Pemaknaan "Stay Hungry, Stay Foolish"

Pemaknaan “Stay Hungry, Stay Foolish” tidak dapat dipisahkan dari arti katanya dan diri Steve Jobs sebagai orang yang mengungkapkan kalimat tersebut. Menengok seklias perjalanan hidup Steve Jobs yang putus kuliah (drop out), dari kecil lebih banyak belajar dilapangan atau masyarakat, dan melihat hasil karyanya, kalimat tersebut sangat mencerminkan dirinya.

“Stay Hungry, Stay Foolish” dapat dikatakan sebagai salah satu kesimpulan Steve Jobs memaknai hidup manusia. Dari sisi bahasa “Stay Hungry” tersirat makna tidak mudah puas atau tetaplah tidak mudah merasa puas, yang didalamnya juga mengandung makna semangat (seperti orang lapar). Sedangkan pada kalimat “Stay Foolish” tersirat untuk terus belajar. 

Dan, gabungan kedua kalimat tesebut mengandung makna lebih mendalam, lebih dari sekedar arti kalimat tersebut, tetapi juga mengandung usur keyakinan, yaitu kerjakanlah yang menurut orang tidak bisa dikerjakan dengan terus belajar dan semangat seperti orang lapar. Apa yang dikerjakan, atau untuk apa dikejar, tentunya itu sebuah keyakinannya.

Semangat Untuk Terus Berkarya

Kalimat “Stay Hungry, Stay Foolish” sangat menggugah karena menyangkut nilai universal manusia, dan menjadi lebih hidup karena Steve Jobs yang mengatakannya. Kalimat tersebut bukan hanya berlaku untuk pemimpin atau sebagai motivasi menjadi pemimpin atau orang sukses, tetapi memang selayaknyalah manusia seperti itu.

Manusia tidak jauh dari rasa lapar, bukan hanya lapar soal makanan, tetapi lapar akan segala hal, ilmu pengetahuan, dan lainnya. Manusia juga lekat dengan kata bodoh, hanya sedikit yang manusia ketahui, dan masih berjuta kemungkinan yang bisa terjadi dari apa yang kelihatannya sudah pasti.

Melihat perjalanan hidup Steve Jobs, ia hanya mengerjakan yang ia yakini dan apa yang ia cintai. Berangkat dari situ, semuanya ia kerjakan dengan jiwa “Stay Hungry, Stay Foolish”. Itu yang menjadikan karir Steve Jobs membuahkan karya-karya besar berupa inovasi teknologi baik di Apple maupun di luar Apple. 

Mencerminkan Salah Satu Nilai yang Dipegang Teguh

Dari sisi kontek, dimana kalimat tersebut merupakan bagian dari pidato yang diucapkan di depan para wisudawan mahasiswa “Stay Hungry, Stay Foolish” merupakan anjuran berkarya semaksimal mungkin.

Steve Jobs menyelami itu, seluruh hidupnya ia curahkan hanya untuk berkarya. Bahkan, mungkin fasilitas yang ia dapat sebagai imbalan atas hasil karyanya tidak ia gunakan sepenuhnya, dan kalaupun digunakan hanya untuk kepentingan berkarya. Jadi, “Stay Hungry, Stay Foolish”.

Referensi:
https://english.stackexchange.com/questions/44538/what-does-the-phrase-stay-hungry-stay-foolish-mean
img feature: google edit
  1. 0 Komentar
  2. 0 Dibagikan
Referensi

0 Komentar