Manajemen

Mengelola Stok Komoditas Pangan Sebagai Bahan Baku Disaat Krisis

Inti dari pengelolaan stok atau persediaan adalah menyelaraskan antara permintaan dan penawaran.

  1. 0 Komentar
  2. 2 Dibagikan
null

Bagi cafe, restoran usaha makanan siap saji dan usaha pengolahan makanan, sekarang ini tanangan utamanya adalah bertahan dimasa krisis akibat pandemi Covid-19 ini. Cafe, restoran, usaha makanan siap saji dan usaha makanan olahan dihadapkan pada pilihan sulit, buka dengan permintaan dibatasi dan terbatas atau tutup sementara.

Pilihan Sulit Usaha Di Masa Krisis

Baik buka atau tutup sementara, keduanya ada konsekwensi. Tetap buka dengan efisiensi, mempertahankan koninyuitas untuk menjaga brand name dan konsumen dengan risiko botom line minus, atau tutup sementara untuk menghindari kerugian dengan risiko brand name terdistorsi, dilupakan konsumen, dan putus kontak dengan pegawai dan pemasok bahan baku? Atas pilihan itu, hanya pengusaha atau pelaku usaha itu sendiri yang mampu menjawabnya.   

Bagi sebuah usaha kontinyuitas merupakan aspek fundamental. Sebauah usaha dalam sitauasi apapun harus tetap jalan, atau beroprasi. Jika itu toko, ya harus tetap buka walau mungkin ada pembatasan jamnya. Itu dimaksudkan supaya konsumen tidak kecewa, dan melupakannya.

Pada masa krisis akibat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, ketangguhan, kesungguhan, dan kreativitas pelaku usaha benar-benar diuji, dituntut untuk mengelola usaha seefisien mungkin, mencari dan memanfaatkan celah secermat, akurat dan tepat mungkin.  

Mengelola Stok Komoditas Pangan Disaat Krisis

Bagi usaha makanan dan minuman, restoran, cafe, makanan siap saji lainnya dan usaha makanan olahan salah satu efisiensi yang dapat dilakukan dalam upaya menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19, diantaranya mengelola stok. 

Pengelolaan stok atau persediaan barang tidaklah mudah, apalagi stok komoditas pangan. Itu karena pertama karakteristik sifat komoditas pangan diantaranya membutuhkan tempan luas dan khusus, mudah rusak, dan keberadaannya terpengaruh oleh cuaca dan musim. Itu berarti dari sisi suplai atau penawaran dipengaruhi oleh kesinambungan atau kontinyuitas komoditas itu sendiri, distribusi dan pergudangan, dan alam. 

Belum lagi jika dari sisi permintaan mengalami fluktuasi sehingga tidak dapat dibuat perkiraan perencanaan permintaan atau deman planning. Itulah tantangan pengelolaan stok atau persediaan komoditas pangan disaat krisis.

Kata kunci mengelola stok atau persediaan pangan disaat krisis bagi usaha mauakan, minuman, cafe, restoran, makanan siap saji lainnya dan usaha manakan olahan adalah deman atau permintaan yang tidak dapat direncanakan, karena memang situasi dan keadaan tidak dapat diprediksi, dapat berubah setiap saat.

Zero Stok

Atas itu, pengelolaan stok atau persediaan komoditas pangan yang paling baik adalah dengan memberlakukan sistem zero stok, artinya kebutuhan hari itu dipenuhi oleh persediaan untuk hari itu.

1. Perpendek Waktu Pengadaan Stok

Usahakan komoditas pangan sebagai bahan baku dalam pengadannya diusahakan waktunya sesingkat mungkin, tidak lebih dari satu hari. Pengadaan stok komoditas yang lama, lebih dari satu hari akan meningkatkan penumpukan. Sementara permintaan fluktuatif, penumpukan stok atau persediaan bahan baku yang tidak tahan lama akan meningkatkan risiko kerugian akibat bahan baku rusak.

2. Fleksibelkan Waktu Layanan

Waktu layanan, jam buka dan jam tutup dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan ketersediaan stok komoditas pangan sebagai bahan baku. Itu dimaksudkan agar stok bahan baku hari itu habis di hari itu juga.

3. Polakan Permintaan Dalam Waktu yang Pendek

Pada masa krisis seperti sekarang ini, walau permintaan cenderung fluktuatif pasti ada polanya. Polakan permintaan dalam jangka waktu yang pendek, misal 1 atau 2 mingguan dengan memasukan faktor-faktor diluar usaha, seperti kebijakan pemerintah, atau faktor situasional lainnya. Itu dimaksudkan untuk pegangan perkiraan dalam melakukan pengadaan atau pemesanan stok komoditas pangan. 

4. Persediaan Hanya Untuk Bahan Baku Dasar

List produk dan bahan bakunya, pilah mana yang membutuhkan bahan baku, komoditas pangan khusus dan mana yang dapat diproduksi dengan bahan baku komoditas pangan umum, tersedia setiap harinya. Kurangi produk dengan bahan baku komoditas pangan khusus, susah didapat dan mahal.

Inti Pengelolaan Stok

Inti dari pengelolaan stok atau persediaan adalah menyelaraskan antara permintaan dan penawaran, dimana pasokan dengan kuantitas dan kualitas ternentu dalam waktu tertentu harus sesuai dengan kebutuhan.

 

 

  1. 0 Komentar
  2. 2 Dibagikan
Referensi

0 Komentar