Tradisi

Kebun dan Pekarangan Rumah Sebagai Sumber Tanaman Obat

Ditengah wabah Covid-19, jahe, kunyit, kencur, lengkuas, lempuyang dan lainnya dapat mulai ditanam di pekarangan/sekitar rumah sebagai tanaman obat.

  1. 0 Komentar
  2. 9 Dibagikan
null

Wabah Covid-19 benar-benar melumpuhkan kehidupan manusia. Wabah yang disebabkan oleh virus corona ini memaksa masyarakat menerapkan social distancing, bahkan sampai karantina, mengharuskan setiap orang untuk dirumah saja dalam upaya mengendalikan penyebarannya.

Berkebun, Kegiatan 'New Normal' Selama Dirumah Saja

Karena wabah Covid-19 mengubah pola hidup masyarakat secara luas yang tadinya mobile, dan selama wabah masih berlangsung gerak manusia terbatas hanya di rumah saja, sampai-sampai sekarang ini ada istilah 'new normal'. Istilah ini merujuk pada mengisi kegiatan yang bermanfaat dan menghilangkan kebosanan selama terjebak di rumah saja.

Salah satu yang bisa menjadi aktivitas ‘new normal’ tersebut yakni berkebun di pekarangan rumah. Tentunya, aktivitas tersebut bisa dimulai saat ini ketika himbauan #dirumahaja masih berlaku. Karena aktivitas berkebun di pekarangan rumah bisa menjadi aktivitas ‘new normal’ yang berkelanjutan.

Kebun dan pekarangan rumah adalah habitat bagi aneka ragaman tanaman obat. Tanaman-tanaman tersebut dapat tumbuh secara liar atau sengaja ditanam untuk berbagai kepentingan. Salah satu manfaat penting dari menanam tanaman obat di pekarangan pada kondisi wabah COvid-19 saat ini, yaitu ketersediaan terus-menerus tanaman obat yang beragama manfaat bagi kesehatan, khususnya untuk daya tahan tubuh.

10 Ragam Empon-empon Sebagai Tanaman Obat

Kelompok tanaman yang bisa dimulai untuk ditanam di pekarangan rumah ialah jenis tanaman obat seperti empon-empon. Tanaman empon-empon merupakan jenis tanaman bumbu-bumbuan yang berfungsi sekaligus sebagai tanaman obat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), empon-empon adalah rimpang yang digunakan sebagai ramuan tradisional. Asal kata empon-empon dari empu yang memiliki arti rimpang induk atau akar tinggal.

Tanaman empon-empon memang diketahui bermanfaat untuk menjaga iumunitas tubuh. Namun, manfaat lainnya pun sangat beragam. Beberapa jenis tanaman obat empon-empon beserta ragam manfaatnya yang bisa ditanam dalam kebun dan pekarangan rumah, diantaranya yaitu:

  1. Jahe, terdapat tiga varietas jahe, yaitu jahe besar, jahe kecil dan jahe merah. Jahe biasa digunakan sebagai jamu atau minuman penghangat.
  2. Kunir, biasanya digunakan sebagai jamu, untuk menyegarkan tubuh.
  3. Kencur, biasanya digunakan sebagai jamu (beras kencur) untuk meningkatkan kebugaran tubuh.
  4. Lengkuas/ Laos, biasanya digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit. Lengkuas juga dilaporkan dapat menjadi obat dalam mengatasi gangguan pencernaan.
  5. Temu lawak, pemanfaatannya sebagai obat meliputi antara lain mengatasi gangguan pencernakan, maag, masuk angin, sakit perut, kesulitan buang air besar dan sebagainya.
  6. Temu kunci, berfungsi untuk mengobati perut kembung dan muntah-muntah. Selain itu, dapat dimanfaatkan untuk obat luar dalam mengobati penyakit kulit.
  7. Dringu digunakan untuk menyembuhkan encok, rematik.
  8. Lempuyang, diketahui terdapat tiga jenis utama lempuyang, yaitu lempuyang emprit, lempuyang gajah dan lempuyang wangi. Lempuyang terutama digunakan sebagai jamu untuk menambah nafsu makan. Lempuyang gajah juga digunakan untuk pengobatan kejang pada anak, menambah nafsu makan, sebagai obat luar digunakan untuk pengobatan kulit.
  9. Bawang merah, diketahui bermanfaat dalam pencegahan kanker prostat, kanker perut, obat cacing, dan mengatasi batuk.
  10. Bawang putih, diketahui bermanfaat dalam pengobatan diabetes, menurunkan kolesterol, sariawan, sebagai penawar racun, dan manfaat lainnya.

Berkebun Tanaman Obat Di Pekarangan/Sekitar Rumah 

Dengan masih mewabahnya virus Covid-19 ini, membuat meningkatnya permintaan tanaman empon-empon dipasaran sehingga menjadi mahal dan langka. Oleh karena itu, akan lebih baik untuk mennanam sendiri dengan berkebun tanaman empon-empon di pekarangan rumah.

Tanaman empon-empon bisa ditanam dipot-pot dan proses menanamnya pun cukup mudah. Pastikan juga bibit empon-empon yang digunakan berasal dari tanaman tua, normal, sehat, dan mulus, serta bersih dari tanah dan kotoran lain.

Setelah ditanam, jangan lupan peiharan tanaman empon-empon yang ditanam dengan menyiram secara teratur, membuang bagian tanaman yang terkena penyakit maupun hama, dan bisa juga menggemburkan tanah kembali dengan pupuk agar tanaman tumbuh subur.

  1. 0 Komentar
  2. 9 Dibagikan
Referensi

Hakim L. 2014. Etnobotani dan Manajemen Kebun Pekarangan Rumah: Ketahanan Pangan, Kesehatan, dan Agrowisata. Malang: Penerbit Selaras.

 

Ratnasari K. 2020. Langka Karena Corona, Ini Cara Budidaya Tanaman Empon-empon di Rumah. Link: https://artikel.rumah123.com/langka-karena-corona-ini-cara-budidaya-tanaman-empon-empon-di-rumah-56257

0 Komentar