Tradisi

Jeringau - Bangle, Sejoli Tanaman Obat Kaya Khasiat

Jeringau dan bangle sebagai obat demam, penyakit kuning, penyembuhan dan kesehatan limpa, bronchitis dan sakit tenggorokan, dan lainnya.

  1. 0 Komentar
  2. 7 Dibagikan
Jeringau dan bangle yang sudah di iris dan dikeringkan.

Sekarang ini kebanyakan tanaman hias yang ditanam di rumah atau sekitar rumah hanya berfungsi estetik. Padahal tanaman obat juga dapat berfungsi sekaligus sebagai tanaman hias yang ditanam disekitaran rumah, baik di pot maupun di lahan pekarangan.

Mengenal Kembali Jeringau - Bangle

Banyak sekali tanaman obat atau herba disekitar kita, sebagian diantaranya sudah asing dan tidak dikenal. Salah satunya jeringau dan bangle. Sejoli tanaman obat ini, sempat sempat menjadi bagian dari tradisi masyarakat, sebagai tanaman yang wajib ditanam dipekarangan di sekitar rumah.

Karena khasiatnya, jeringau dan bangle juga sempat menjadi andalan untuk berbagai pengobatan sebelum perlahan tergantikan oleh obat kemasan. Apasih jeringau dan bengle itu? Untuk mengenalnya, berikut tentang kandungan, ke-khas-an, dan kegunaan jeringau - bangle.

Jeringau

Jeringau (Acorus calamus Linn.) termasuk famili Araceae atau Odoraceae. Di beberapa daerah ada yang menyebut Deringo, dan dalam baha Inggris disebut sweet flag. Jeringau tidak hanya dikenal di Indonesia. Tanaman obat ini merupakan salah satu yang tertua, dikenal sejak Zaman Yunani dan Romawi Kuno. 

Tanaman jeringau dikenal luas dan digunakan di berbagai masyarakat di dunia. Tanaman jeringau menyerupai ruput dengan ciri khas daun dan rimpangnya beraroma khas dan kuat. Berbagai pemanfaatan jeringau diantaranya, sebagai obat, bumbu, esens minuman dan parfum, minyak sakral, dan pegawet (insektisida).

Analisis kimia mengungkap bahwa rimpang jeringau, kaya minyak atsiri seperti eugenol, asarilaldehid, alfaasaron, beta asaron, kalameon, kalamediol, isokalamendiol, dan preisokalmendiol. Selain itu ditemukan pula akoragermakron, akonin, akorenin, akolamonin, dan isoakolamin. Minyak atsiri lainnya yang ditemukan pada jeringau adalah siobunin, isosiobunin, dan episiobunin dengan rimpangnya juga mengandung saponin dan flavonoida.

Atas kandungan-kandungannya, sebagai tanaman obat, jeringau digunakan untuk berbagai macam pengobatan, diantaranya:

  • Untuk mengobati sisitem penceraan dalam dan meningkatkan nafsu makan, obat cacing, diare pada anak-anak, kesehatan lambung, menghangatkan perut, dan membersihkan kotoran dan racun dari lambung.
  • Untuk pengobatan luar, rimpang jeringau bermanfaat dalam pengobatan bengkak dan penyakit kulit seperti kudis dan kurap.
  • Sebagai tonik jeringau bermanfaat untuk mengobati demam, penyakit kuning, penyembuhan dan kesehatan limpa, bronchitis dan sakit tenggorokan lainnya.
  • Rimpang jeringau berkhasiat sebagai karminaif, spasmolitik dan diaforetik yang bermanfaat untuk obat penenang.

Minyak jeringau atau Calamus Oil sudah menjadi bahan baku untuk industri obat-obatan, makanan, dan minuman.

Bangle

Tanaman bangle (Zingiber cassumunar Roxb.), tanaman obat ini tumbuh subur di daerah tropis, cocok ditanam di pekarangan sekitar rumah, terutama di tempat lembab dan basah. Tanaman obat ini memiliki batang tegak bewarna hijau, dengan rimpang kuat, beruas-ruas, bertunas, menjalar dan berdaging.

Ripang bangle dagingnya berwarna kuning emas, agak mirip kunyit. Bangle memiliki rasa yang agak pahit, agak pedas, dengan aroma khas yang kuat. Analisis kandungan kimia Bangle menyebutkan bahwa rimpang bangle mengandung asam organik, lemak, gula, mineral dan damar. Rimpang bangle kaya akan minyak atsiri seperti sineol, pinen, dan sesquiterpen. 

Atas kandungan-kandungannya, sebagai tanaman obat, bangle digunakan untuk berbagai macam pengobatan, diantaranya untuk:

  • penurun panas,
  • peluruh kentut, 
  • peluruh dahak,
  • pembersih darah,
  • pencahar, dan
  • obat cacing.

Catatan lainnya, rimpang digunakan dalam pengobatan sakit kuning, penurun deman, batuk berdahak, masuk angin, sembelit, reumatik.

Menjaga Kesehatan dan Kebugaran dengan Tanaman Herba

Dulunya, masyarakat kita terbiasa menanam tanaman obat dipekarangan di sekitaran rumah. Selain sebagai ramuan obat khusus, tanaman herba juga biasa digunakan untuk bumbu masak. Konsumsi ritun tanaman herba seperti jeringau dan bangle dapat menjaga kesehatan dan kebugaran. 

 

  1. 0 Komentar
  2. 7 Dibagikan
Referensi

Luchman Hakim. 2015. REMPAH DAN HERBA KEBUN-PEKARANGAN RUMAH MASYARAKAT: Keragaman, Sumber Fitofarmaka dan Wisata Kesehatan-kebugaran. Yogyakarta. Diandra Creative.

 

Rusdi Evizal. 2013. Tanaman Rempah dan Fitofarmaka. Lampung. Lembaga Penelitian Universitas Lamping.

0 Komentar