Budidaya

Budidaya Blewah, Peningkatan Produktivitas Dengan Mengatur Jarak Tanam

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil blewah, teknik budidaya yang dapat dilakukan yaitu dengan cara penanaman blewah berdasarkan jarak tanam.

  1. 0 Komentar
null

Ketika bulan Ramadhan, salah satu jenis buah yang menjadi favorit sebagian besar masyarakat Indonesia adalah buah blewah (Cucumis melo L. var. Cantalupensis) atau juga dikenal dengan istilah semangka belanda atau garbis.

Khasiat dan Kandungan Buah Blewah

Buah blewah merupakan salah satu jenis buah-buahan semusim, berumur kurang dari satu tahun, berbentuk rumpun, menjalar, dan berbatang lunak. Bentuk buah blewah seperti labu ukuran mini dan tekstur daging buahnya seperti melon. Buah blewah memiliki aroma wangi yang khas, rasa manis, dan menyegarkan.

Buah ini diketahui juga berkhasiat terhadap bebeberapa penyakit seperti batu ginjal, jantung, penangkal insomnia, maag, dan asam urat. Selain itu, buah blewah juga berkhasiat untuk menangkal radiasi bebas.

Khasiat dari buah blewah boleh jadi karena kandungan nutrisi yang dimiliki sangat bervariasi. Dalam satu buah blewah segar diketahui mengandung beta-karoten yang tinggi. Menurut data Kementrian Pertanian, buah blewah kandungan beta-karoten cukup tinggi, yakni sebesar 3,1 mg. Sedangkan, kebutuhan tubuh manusia akan beta-karoten yakni sebesar 5-6 mg per hari.

Kandungan nutrisi lainnya dalam buah blewah diantaranya vitamin A dan C, karbohidrat, protein, dan mineral yang juga tinggi bila dibandingkan dengan jenis buah semusim lainnya, seperti semangka, stroberi, dan melon.

Dengan kandungan nutrisi tersebut, buah blewah memiliki salah satu manfaatnya yaitu sebagai pengganti cairan tubuh. Artinya, buah  blewah merupakan isotonik alami karena kandungan nutrisi yang dominan, sehingga sangat baik dikonsumsi untuk mengganti cairan tubuh agar tubuh terjaga kesehatannya.

Peningkatan Prduktivitas Blewah

Sebagai buah dengan kandungan nutrisi tinggi dan diikuti permintaan konsumsi yang tinggi dari masyarakat, maka perlu usaha untuk meningkatkan produksi buah blewah. Usaha peningkatan produksi buah blewah secara komersial sangat menjanjikan, karena adanya permintaan yang cukup tinggi.

Perlunya peningkatan produksi buah blewah karena harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa komoditas buah semusim lainnya, seperti melon dan semangka. Untuk mendukung peran petani blewah karena permintaan buah blewah juga semakin meningkat, sedangkan penyediaan dari daerah sentra produksi maupun lokal belum memadai, diperukan peningkatan produksi buah blewah yakni melalui pengembangan teknik budidaya yang efisien dan produktif.

Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan produksi buah blewah yaitu melalui perluasan areal tanam pengaturan kepadatan tanaman (populasi) yang bertujuan untuk mengatur jarak tanam di lahan ataupun jumlah tanaman per lubang tanam.

Peningatan Prduktivitas dengan Pengaturan Jarak Tanam 

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil blewah, teknik budidaya yang dapat dilakukan yaitu dengan cara penanaman blewah berdasarkan jarak tanam atau dengan jumlah tingkat kepadatan populasi tanaman.

Jadi dalam teknik budidaya blewah, salah satu faktor yang perlu diperhatikan dengan cermat adalah teknik jarak tanaman, yang akan mempengaruhi kepadatan atau kerapatan tanaman. Jarak tanam yang optimal akan mempengaruhi kepadatan populasi tanaman.

Itu berdampak pada penyerapan cahaya yang efisien, perkembangan hama dan penyakit yang bisa ditekan, dan meminimalisir kompetisi tanaman dalam penggunaan air dan unsur hara, dan akan berpengaruh baik terhadap perkembangan akar. Pertumbuhan blewah tergantung pada kepadatan populasi semakin padat, maka semakin optimal pertumbuhan tanamam blewah.

Dengan teknik budidaya blewah tersebut, diharapkan dapat membantu petani dalam bercocok tanaman blewah, sehingga dapat meningkatkan produktifitas buah blewah, khususnya di bulan-bulan Ramadhan, permintaan konsumsi akan penjualan blewah yang relatif tinggi.

img: GenAgraris.ID
  1. 0 Komentar
Referensi
BPS 2018. Statistik Perusahaan Hortikultura dan Usaha Hortikultura Lainnya.
Rajagukguk N, Turmudi E, Handajaningsih M. 2017. Pengaruh Kepadatan Populasi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Blewah. Akta Agrosia 20 (1): 35-42

0 Komentar