Rintisan

6 Kemudahan Memulai atau Memasuki Bidang Usaha Ditengah Krisis

Keuntungan memulai usaha ditengah krisis diantaranya, barrier to entrey rendah, permintaan tinggi, tidak ada persaingan, SDM tersedia dan lainnya.

  1. 0 Komentar
  2. 2 Dibagikan
Ilustrasi

Ditengah pelemahan di berbagai sektor yang sedang terjadi, industri kesehatan dan turunannya menjadi industri yang "beruntung". Hand sanitazer, disinfektan, ADP, masker, vitamin, alat pengukur suhu, jamu dan rempah dan lainnya mengalami lonjakan permintaan, bahkan sampai kekurangan suplai.

Layanan dan perangkat pendukung kerja jarak jauh dan layanan belajar digital juga menjadi salah satu yang 'diuntungkan' karena adanya penerapan social distancing. Sektor daring lainnya berlaku relatif, bergantung pada model bisnis atau cara pemakaian, segmen konsumen, dan perbandingan jenis produk dengan daya beli.

Memulai atau Memasuki Bidang Usaha Baru Disaat Krisis

Melihat itu, disamping krisis mengancam keberlangsungan banyak usaha, disisi lain ada usaha-usaha yang "diuntungkan" karena krisis. Sudah pasti usaha yang "diuntungkan" saat krisis lebih bersikap slient, tidak mengumumkan keuntungan dan kenaikan permintaanya diumum-umumkan. Tapi, tidak perlu data yang banyak untuk melihat peluang disaat krisis. Produk utama dan turunannya yang menjadi solusi utama atas penyebab krisis itulah peluangnya.

Produk utama dan turunannya yang menjadi solusi utama atas penyebab krisis, bahkan produk subtitusi dan komplementernya mendapatkan privilage, mendapatkan semacam hak istimewa karena urgensinya dan jumlah kebutuhannya, sehingga membuka kelonggaran-kelonggaran dari sisi peraturan, pasar, dan lainnya. 

6 Kemudahan Memulai atau Memasuki Bidang Usaha Baru Disaat Krisis 

Atas peluang itu, krisis menjadi momentum yang tepat untuk memulai atau masuk ke bidang usaha baru. Disaat krisis justru berbagai kemudahan memulai atau masuk ke bidang usaha baru menjadi sangat terbuka. Berikut kemudahan-kemudahan usaha yang merupakan keuntungan memulai atau membuka usaha baru disaat krisis.

1. Barrier To Entery Rendah

Karena kebutuhan yang urgent dengan jumlah yang sangat banyak, pemerintah pun meonggarkan kebijakan, syarat, standar dan peraturan dari produk yang dibutuhkan itu. Tidak hanya itu, pelaku usaha lain yang sebelumnya sudah memasuki bidang usaha itu juga relatif tidak merasa terganggu karena memang permintaan atas suatu produk tidak bisa dicukupi oleh pemain lama. 

Karena barrier to entery rendah, otomatis setup pengurusan ijin usaha dan lainnya jadi lebih mudah dan biayanya pun menjadi rendah. 

2. Lonjakan Permintaan

Produk utama dan turunannya yang menjadi solusi utama atas penyebab krisis, bahkan produk subtitusi dan komplementernya mengalami lonjakan permintaan yang jauh dari penawaran. Dengan permintaan yang melonjak tajam melebihi penawaran, tidak dibutuhkan biaya pemasaran produk. 

3. SDM 

Pada saat krisis usaha yang terkena dampak negatif melakukan efisiensi, yang salah satu. Otomatis penawaran tenaga kerja meningkat dibanding permintaan. Ini tentunya menjadi keuntungan sendiri ketika memulai usaha atau memasuki bidang usaha baru, yaitu kemungkinan biaya tenaga kerja lebih kecil dari biasanya dan peluang mendapatkan SDM terbaik besar. 

4. Kualitas No 2

Sekarang ini, menjual masker dengan kualitas apapun apapun pasti laku. Karena permintaan tidak dapat terpenuhi, dan kebutuhan mendesak, kualitas menjadi nomer dua.  Bagi yang memulai atau memasuki usaha baru, selain menguntungkan dari sisi permintaan, ia mempunyai kelonggaran untuk belajar, sehingga ongkos belajar menjadi kecil.

5. Persaingan Tidak Ada

Karena pelaku usaha establish sendiri tidak bisa mencukupi permintaan yang membludak berarti hampir tidak ada persaingan. 

6. Perubahan Selera Masyarakat

Ini yang perlu dicermati. Krisis baik besar maupun kecil mengubah tatanan sosial establih, baik itu kebiasaan, sampai pada nilai dasar. Dengan perubahan itu otomatis selera masyarakat atau konsumen akan berubah.

Bagi yang memulai usaha baru atau bidang usaha baru tentunya akan menguntungkan karena biasanya sudah menyiapkan diferensiasinya untuk menjadi produk unggulan.  

Tantangan Modal

Disamping kemudahan itu, memulai atau masuk ke bidang usaha tertentu disaat krisis juga ada tantangannya. Permodalan menjadi salah satu tantangan memulai usaha di saat krisis. Karena saat krisis, sedikit orang yang mempunyai cash money, dan bank pun mengetatkan saluran kreditnya.

  1. 0 Komentar
  2. 2 Dibagikan
Referensi

0 Komentar