Ads

4 Persiapan Petani Menghadapi Virus Corona yang Tengah Mewabah

Yang dapat dilakukan petani di desa dalam menghadapi virus corona diantaranya, jaga kesehatan, hemat uang, jaga persediaan pangan, dan tetap menanam.

  1. 1 Komentar
  2. 4 Dibagikan
Ilustrasi

Dalam waktu sepekan ini, semakin banyak ditemukan kasus Covid-19 di desa. Wabah Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona sudah tersebar di 32 provunsi, dengan kasus terkonfirmasi positif sudah berjumlah 1.677 orang (2/3/2020).

Persebaran Virus Corona Sudah Sampai Ke Desa

Sementara itu, hari menjelang puasa dan lebaran semakin dekat. Sedangkan, kota besar terutama Jakarta yang diidentifikasi sebagai episentrum penyebaran, akses mobilisasinya belum dibatasi ketat. Arus mudik, perpindahan penduduk dari kota ke desa masih sangat terbuka. Padahal kasus Covid-19 di desa kebanyakan merupakan orang yang baru datang dari kota besar, terutama Jabodetabek. Atas keadaan itu, potensi setiap desa terpapar wabah Covid-19 semakin tinggi. 

Ditambah lagi, Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona telah memukul perekonomian secara keseluruhan yang petani di desa juga ikut merasakannya. Komoditas pangan, terutama untuk komoditas yang pasarnya hotel, mall dan restoran di beberapa daerah harganya jatuh, karena juga restoran di kota sepi pengunjung. Banyak komoditas pertanian lainnya juga mengalami nasib sama, kecuali tanaman obat dan herbal.

Persiapan Petani Menghadapi Wabah Covid-19

Melihat keadaan itu petani di desa juga sudah harus siap menghadapi wabah Covid-19 secara mandiri. Berikut persiapan petani di desa, hal-hal yang dapat dilakukan dalam menghadapi wabah virus corona yang sedang terjadi.  

1. Jaga Kesehatan

  • Patuhi anjuran dokter. Cuci tangan secara rutin, jaga kebersihan, jaga jarak antar sesama (physical distancing), pakai masker, dan jangan berkumpul atau berkerumun.
  • Hindari dulu pertemuan dengan orang atau keluarga yang baru tiba dari kota atau dari luar negeri.
  • Jika keluarganya ada yang dikota, usahakan diminta jangan mudik dulu.
  • Rutin minum atau mengkonsumsi ramuan herbal atau rempah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, seperti jamu, dan lainnya.

2. Hemat Uang

  • Hindari pengeluaran yang tidak perlu.
  • Usahakan penuhi kebutuhan pangan dari kebun atau ladang sendiri.

3. Jaga Persediaan Pangan 

  • Penuhi lumbung pangan untuk persediaan beberapa bulan kedepan.
  • Jual hasil panen seperlunya.

4. Tetap Menanam

  • Tetap bertani atau beternak, ke sawah, ladang, memelihara tanaman dan ternak. 
  • Manfaatkan semua lahan yang ada untuk ditanami tanaman pangan dan tanaman obat.

Pembelajaran Virus Corona

Bagi petani di desa yang hidupnya akrab dengan alam, sebenarnya sudah terbiasa dengan berbagai perubahan dan 'gejolak' alam. Secara alamiah juga, daya juang, daya hidup dan daya adaptasi dengan alam sudah terasah. 

Ancaman wabah Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona tidak lantas membuat panik dan tidak saling percaya. Justru sebaliknya, menumbuhkan kesadaran baru pada petani muda di desa atas berharganya apa yang dimiliki di desa.

  1. 1 Komentar
  2. 4 Dibagikan
Referensi

1 Komentar

  • Romdhonah

    5 bulan lalu

    Mau tanya.apakah dijinkan untuk aktifitas di lahan.saat sosial discanting?