A-Z Hama Tanaman

Toxoptera Aurantii (Kutu Pucuk Jeruk Hitam)

Kutu pucuk jeruk hitam (black citrus aphid atau camellia aphid), Toxoptera aurantii (Hemiptera: Aphididae) merupakan salah satu jenis serangga yang menjadi hama jeruk yang merusak.

Serangga ini menjadi hama karena embun madu yang dihasilkan menarik semut dan memicu pertumbuhan kapang pada permukaan daun yang menghambat fotosintesis. Selain itu, hama kutu pucuk jeruk hitam ini juga merupakan vektor citrus tristeza virus (CTV), virus penyebab penyakit tristeza, salah satu penyakit mematikan pada tanaman jeruk.

Gejala

Gejala serangan terjadi akibat kutu pucuk hitam ini, diantaranya menyerang bagian tunas dan daun muda dengan cara menghisap cairan tanaman sehingga helaian daun menggulung. Serangan hama kutu ini dapat menghambat dan menyebabkan pertumbuhan pucuk menyimpang.

Embun madu yang dihasilkan menutupi permukaan daun, memicu pertumbuhan kapang yang akan menghambat fotosintesis, sehingga menyebabkan tanaman menjadi lemah. Pada permukaan buah, menyebabkan penampilan buah menjadi kurang menarik, meskipun kutu belum pernah dilaporkan dapat merusak buah jeruk (dapat merusak buah srikaya dan sirsak). Pada pucuk yang sedang berbunga, infestasi menyebabkan bunga gugur.

Penanganan dan Pencegahan

Strategi penanganan dan pencegahan hama kutu pucuk jeruk hitam ini adalah:

  1. Utamakan pengamatan keberadaan hama kutu pucuk hitam pada tunas-tunas muda.
  2. Pengendalian dapat dilakukan apabila populasi hama ini mulai menghambat dan merusak pertumbuhan tunas tanaman jeruk.
  3. Aplikasi musuh alami, seperti predator dari Famili Syrpidae, Coccinellidae, Chrysopidae.
  4. Pengendalian secara kimiawi dapat dilakukan dengan aplikasi pestisida berbahan aktif Dimethoate, Alfametrin, Abamektin, dan Sipermetrin.

 

-------------------------------------
Disusun oleh : Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

http://www.extento.hawaii.edu/kbase/crop/type/toxopter.htm


http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id/kutu-daun-dan-pengendaliannya-pada-tanaman-jeruk/


https://peduliketahananhayatijeruk.blogspot.com/2016/09/hama-jeruk-kutu-pucuk-jeruk-hitam.html