A-Z Hama Tanaman

Pthorimaea Operculella (Penggerek Umbi)

Serangga Pthorimaea operculella (Lepidoptera: Gelechiidae) atau dikenal dengan sebutan penggerek umbi (ulat taromi/salisip) merupakan seraggga ngengat yang menyerang umbi kentang di tempat penyimpanannya seperti gudang. Namun, hama ini juga diketahui dapat menyerang pertanaman kentang di lapangan. Di dalam gudang penyimpanan, hama penggerek umbi ini dapat merusak bibit kentang yang disimpan selama 3-5 bulan sebelum tanam. Sedangkan, kerusakan berat pada pertanaman kentang di lapangan sering terjadi pada musim kemarau.

Gejala

Gejala serangana hama penggerek umbi ini yaitu:

  1. Daun yang terserang hama ini akan berwarna merah tua dan terdapat jalinan seperti benang yang membungkus ulat kecil berwarna kelabu.
  2. Ulat atau larva yang telah merusak permukaan daun sebelah atas, kemudian bersembunyi dalam gulungan daun tersebut, maka kadang-kadang menyebabkan daun kentang menggulung.
  3. Ditemukannya kumpulan kotoran berwarna coklat tua pada kulit umbi. 
  4. Jika umbi dibelah, maka akan terlihat “alur-alur” yang dibuat ulat atau larva saat melakukan aktivitas memakan umbi.

Penanganan dan Pencegahan

Beberapa cara pengendalian hama penggerek umbi ini diantaranya:

  1. Rotasi tanaman dengan tanaman bukan inang.
  2. Melakukan tanam serempak. 
  3. Pengolahan tanah yang baik seperti pembubunan tanah dan penanaman umbi yang cukup dalam sekitr 20 cm.
  4. Penggunaan musuh alami
  5. Pembersihan gudang-gudang penyimpanan dari sisa-sisa umbi yang ada.
  6. Aplikasi Pestisida seperti Dursban 20 EC.

 

--------------------------------------
Disusun oleh : Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

Kasumbogo Untung. 2010. Diktat Dasar-dasar Ilmu Hama Tanaman. Jurusan Hama dan Penyakit TumbuhanFakultas Pertanian UGM, Yogyakarta.


Pathak MD, Khan ZR. 1994. Insect Pest of Rice. Los Banos: International Rice Research Institute

 

Kalshoven LGE. 1981. Pest of Crops in Indonesia. Jakarta: PT Ichtiar Baru-Van Hoeve.

 

http://ditlin.hortikultura.pertanian.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=81&Itemid=208