A-Z Hama Tanaman

Helopeltis antonii

Serangga kepik Helopeltis antonii Sign. (Hemiptera: Miridae) merupakan jenis hama utama pada tanaman kakao, yang menyerang pada bagian buah dan tunas muda tanaman kakao. Jenis hama ini adalah hama polifag, karena selain menyerang tanaman kakao (tanaman inang utama), hama kepik ini juga bisa menyerang jenis tanaman lain (tanaman inang alternatif), seperti jambu mete, kapuk, rambutan, kina, dan teh.

Distribusi dari hama kepik ini yaitu Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua), Malaysia, India Selatan, dan Sri Langka. Jenis hama kepik H. Antonii memiliki siklus hidup yang terdiri dari 3 fase, yaitu telur, nimfa (serangga muda), dan imago/serangga dewasa. Fase serangga muda dan serangga dewasa dari hama kepik ini yang berperan dalam merusak tanaman inangnya, seperti kakao jambu mete, kapuk, rambutan, kina, dan teh.

Gejala

Gejala serangan dari hama kepik ini yaitu apabila yang terserang adalah bagian tunas muda berupa daun yang belum membuka, maka daun akan menjadi layu dan gugur. Selanjutnya, akan diikuti dengan ranting menjadi layu dan kering, kemudian meranggas hingga tampak seperti lidi.

Apabila yang terserang adalah bagian buah tanaman, biasanya kepik suka menyeang bagian buah tanaman kakao, maka buah yang terserang akan menunjukkan bekas tusukan berupa bercak-bercak cekung berwarna coklat-hitam (Gambar 2). Ukuran bekas tusukan kira-kira sebesar 2-3 mm pada permukaan buah akibat tusukan mulut (stylet) dari serangga muda (nimfa) dan serangga dewasa (imago).

Penanganan dan Pencegahan

Beberapa cara untuk penanganan dan pencegahan hama kepik ini, diantaranya :

  • Penggunaan varietas resisten atau tahan dan bereproduksi tinggi, merupakan langkah pertama dalam melakukan strategi pengendalian dari hama kepik ini.Karena varietas tahan memiliki keuntungan tersendiri bagi petani dan masyarakat sekitar, yaitu murah dan ramah lingkungan. Sehingga dalam usahatani tanaman kakao akan relatif lebih efisien.
  • Sanitasi, yang bertujuan untuk menghilangkan semua inang alternatif dari hama kepik ini.
  • Pembungkusan buah
  • Pengendalian hayati, konservasi musuh alami: (a) parasitoid nimfa Euphorus helopeltidis Ferr. (Hymenoptera: Braconidae), (b) parasitoid telur Erythelmus helopeltidis Gah. (Hymenoptera: Mymaridae), (c) predator Sycanus leucomesus Wlk., Isyndrus heros (F.), dan Cosmolestes picticeps Stal. (Hemiptera.: Reduviidae), (d) semut hitam Dolichoderus bituberculatus Mayr. (Hymenoptera: Formicidae)
  • Penggunaan pestisida nabati, seperti minyak selasih dan tembakau, yang efektif terhadap hama kepik H. antonii ini.
  • Pengendalian kimiawi, berupa ‘spot treatment’

Share

Referensi

Triplehorn AC, Johnson NF. 2005. Borror an Delong’s: Introduction to the Study of Insect. Ed. ke-7. Thomson Learning, Inc.

Indriati G, Soesanthy F, Hapsari AD. PENGENDALIAN Helopeltis spp. (HEMIPTERA: MIRIDAE) Pada Tanaman Kakao Mendukung Pertanian Terpadu Ramah Lingkungan. Balai

Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar.

http://bbppketindan.bppsdmp.pertanian.go.id/blog/kepik-penghisap-buah-kakao