A-Z Hama Tanaman

Coccus viridis (Kutu Hijau atau Kutu Tempurung)

Serangga kutu tempurung Coccus viridis (Green), (Hemiptera: Coccidae) merupakan salah satu jenis hama yang menyerang tanaman kopi arabica. Hama kutu tempurung, C. viridis, disebut juga kutu lunak atau kutu sisik hijau kopi, bersifat polifag (artinya tanaman inangnya bukan hanya tanaman kopi saja), tersebar luas di daerah tropis dan subtropis.

Hama kutu tempurung, C. viridis, biasanya muncul pada musim kemarau dan biasanya menyerang bunga, buah, daun, tunas dan bagian lain dari tanaman yang lunak. Kutu tempurung hidup berkelompok di pangkal daun, tampak seperti kutu kecil berwarna putih kehijauan, dan terdapat kumpulan semut di sekitarnya. Kutu tempurung mengeluarkan embun madu, yang mengakibatkan munculnya cendawan jelaga yang akan menutup daun kopi pada pembibitan.

Gejala

Tanaman kopi yang terserang hama kutu tempurung, gejalanya berupa daun tanaman menjadi layu, dan pada serangan berikutnya daun dan buah menjadi rontok. Karena kutu menghisap cairan tanaman, membuat tanaman kopi menjadi kerdil dan daun baru lambat tumbuh. Akhirnya, tanaman kopi yang terserang hama ini mengering dan layu.

Penanganan dan Pencegahan

Teknik penanganan dan pencegahan untuk mengendalikan serangan hama kutu tempurung ini, yaitu direkomendasikan dengan penggunaan pestisida sintetis secara selektif. Selain itu, aplikasi pestisida nabati (non-sintetis) juga bisa dilakukan berupa aplikasi ekstrak biji keben Barringtonia asiatica (L.) Kurz.

 

--------------------------------------

Disusun oleh : Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

Rismayani, Rubiyo, Ibrahim MS. 2013. DINAMIKA POPULASI KUTU TEMPURUNG (Coccus viridis) DAN KUTUDAUN (Aphis gossypii) PADA TIGA VARIETAS KOPI ARABIKA (Coffea Arabica). Jurnal Littri 19 (4): 159-166


Kalshoven LGE. 1981. Pest of Crops in Indonesia. Jakarta: PT Ichtiar Baru-Van Hoeve.


Tuturop M, Lantang D, Kamarea M. 2009. Upaya Pemanfaatan Ekstrak Biji Keben Barringtonia asiatica (L.) Kurz terhadap Kematian Kutu Tempurung Hijau Coccus viridis pada Tanaman Kopi Coffea sp. Jurnal Biologi Papua 1 (2): 51-57