A-Z Hama Tanaman

Chlumetia Transversa (Ulat Penggerek Pucuk Mangga)

Salah satu jenis hama yang menyerang tanaman mangga adalah serangga Chlumetia transversa (Lepidoptera: Noctuidae). Fase dari serangga ini yang menjadi perusak atau hama tanaman mangga adalah fase ulat atau larva. Ulat C. transversa ini dikenal dengan ulat penggerek pucuk mangga atau mango shot caterpilar. Hama ulat ini banyak ditemukan di Jawa, Bali dan Sulawesi.

Gejala

Gejala serangan dari hama ulat C. transversa dimulai dari aktivitas ngengat betina yang meletakkan telur pada tunas atau bunga mangga. Kemudian telur menetas, larva atau ulat akan menggerek pucuk tanaman sehingga disekeliling lubang gerek ditemukan kotoran bercampur hasil gerekan yang meleleh dari dalam lubang.

Jika ranting dibelah akan tampak bagian dalam yang sudah rusak berupa lorong yang memanjang dan berisi kotoran yang berwarna hitam. Setelah tidak terpakai lorong-lorong tersebut kerap kali dihuni oleh semut hitam. Akibat serangan ulat ini pucuk tanaman mangga menjadi layu dan kering.

Penanganan dan Pencegahan

serangga kutu putih

Gambar 1. Serangga imago penggerek pucuk mangga Chlumetia transversa (kiri) (sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Chlumetia_transversa); ulat dari C. transversa (Sumber: http://lepidoptera.butterflyhouse.com.au/eute/transversa.html)

Strategi penanganan dan pencegahan untuk pengendalian hama ulat C. transversa ini dilakukan dengan memangkas pucuk yang terserang. agar penggerek tidak menjalar lebih jauh kebagian pangkal atau ranting. Pemangkasan itu akan membuat larva aktif yang masih terdapat di dalamnya. Kemudian bekas pangkasan tersebut dibakar agar larva atau ulat hama ini menjadi mati.

 

-------------------------------------
Disusun oleh : Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

http://www.mothsofborneo.com/part-14/euteliinae/euteliinae_9_1.php


http://www.bitterrootrestoration.com/mango/shoot-borer-chlumetia-transversa.html


http://lepidoptera.butterflyhouse.com.au/eute/transversa.html


https://en.wikipedia.org/wiki/Chlumetia_transversa