A-Z Hama Tanaman

Brevipalpus Phoenicis (Tungau Jingga)

Salah satu hama pada tanaman teh yakni tungau jingga atau Brevipalpus phoenicis, berwarna hitam jingga dan tersebar luas di seluruh dunia, terutam di daerah tropis. Hama tungau jingga ini menyebabkan kerugian yang serius karena dapat menyebabkam penurunan produksi teh. Tungau jingga dewasa memakan cairan daun teh dengan cara menghisapnya, lalu tungau menghasilkan zat beracun yang masuk ke sel-sel luka. Akibatnya tanaman the menjadi kering lalu mati. Tungau jingga ini pertama kali diketahui sebagai hama tanaman teh di Indonesia oleh Bernard pada tahun 1909, penyebarannya melalui biji-biji teh yang dibawa dari India.

Gejala

Gejala serangan oleh tungau jingga yaitu terdapapt bercak-bercak kecil pada pangkal daun dewasa. Kemudian, daun yang terserang berat berubah warna menjadi kemerahan, lalu mengering dan gugur. Selain itu, serangan tungau ini menyebabkan kematian urat daun dan pangkal daun.

Penanganan dan Pencegahan

Beberapa strategi penanganan dan pencegahan oleh hama tunga jingga ini yaitu:

  1. Selalu mengusahakan tanaman sehat dengan pemberian pupuk seimbang dan tepat waktu (tanaman yang kurus disukai oleh tungau).
  2. Penggunaan klon teh toleran yaitu klon GMB 1-5.
  3. Mengusahakan predator tungau untuk dilepas seperti Amblyseius deleoni.
  4. Aplikasi pestisida yang direkomendasikan secara bijaksana.

 

---------------------------------------
Disusun oleh : Ruth Martha Winnie

Share

Referensi

http://sinta.ditjenbun.pertanian.go.id/tungau-tungau-teh/

 

Astuti Y dan Fajar H. 2013. Buku Pedoman Pengenalan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Teh, Pala dan Cengkeh. Direktorat Perlindungan Perkebunan. Direktorat Jenderal Perkebunan. Jakarta.


Anita Hanna Atmowidjojo. 1985. Resistensi Bebereap Klon Teh (Camellia sinensis L.) Terhadap Serangan Tungau Jingga (Brevipalpus phoenicis Geijsk)